Kamis, 4 Juni 20

Saat Berzikir Harus Serahkan Kemauan dan Pikiran kepada Allah

Saat Berzikir Harus Serahkan Kemauan dan Pikiran kepada Allah
* Ilustrasi orang berzikir. (Foto: bincangsyariah.com)

Saat melaksanakan zikir, orang harus menyerahkan segala kemauan dan pikiran kepada Allah, dan meletakkan seluruh raganya di tangan Allah. Sebab zikir bukan sekadar mengulang kata-kata atau hafalan.

Zikir merupakan doa yang dilaksanakan dengan segenap jiwa dan raga.

Bermula dari ingatan, lalu berpindah ke lidah, lalu ke pikiran. Akhirnya ke hati. Begitulah zikir. Ingatan yang kemudian menjelma jadi wujud pengetahuan. (Hendrajit, Direktur Eksekutif Global Future Institute)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.