Kamis, 24 Oktober 19

RUU PPILN, Golkar: Awas Ada Penumpang Gelap

RUU PPILN, Golkar: Awas Ada Penumpang Gelap

Doni Rao

Jakarta – Politisi Partai Golkar Poempida Hidayatulloh menilai, ada sebuah kejanggalan besar ketika pemerintah memaksakan adanya tambahan kata ‘Penempatan’ dalam pembahasan judul RUU Perlindungan Pekerja Indonesia Luar Negeri (PPILN).

“Saya tak setuju. Apabila judul RUU tersebut ditambah dengan kata ‘penempatan’, maka nantinya di kemudian hari RUU tersebut akan menjadi sebuah undang-undang yang bercabang,” tegas Poempida, di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, (21/5/2013).

Hal tersebut, lanjutnya, akan menjadi bias dan pembahasannya tidak fokus.

“Karena terjadi pemisahan basis referensi yang seharusnya kita fokus di perlindungan, menjadi fokus juga di penempatan,” ungkapnya.

Golkar, tambah Poempida, akan tetap ngotot untuk mempertahankan judul RUU tersebut, ia pun mengindikasikan akan ada penumpang gelap bila pergantian judul itu direalisasikan.

“Fraksi Golkar akan tetap ngotot, kita takkan berubah, tetap pada judul yang awal, yaitu perlindungan saja. Kami mewaspadai adanya penumpang gelap dalam pembahasan RUU ini,” tukas anggota Komisi IX DPR tersebut.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.