Kamis, 8 Desember 22

RUU Pemilu, Dana Saksi Dibiayai Parpol

RUU Pemilu, Dana Saksi Dibiayai Parpol
* Mendagri Tjahjo Kumolo.

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri ), Tjahjo Kumolo, mengatakan dalam RUU Pemilu telah disepakati bahwa dana saksi dari parpol akan tetap dibiayai oleh parpol sendiri tidak dibebankan kepada negara.

Tjahjo menuturkan, pada pembahasan RUU Pemilu, tidak tercapai kesepakatan antara fraksi dan pemerintah terkat wacana saksi dari parpol yang dibiayai negara. Sebab dana saksi dari negara dianggap terlalu membebani dan syarat dengan kepentingan politik.

“Tidak sepakat. Intinya (pengawasan) lewat panwaslu saja satu pintu,” ujar Tjahjo kepada wartawan usai upacara peringatan hari lahir Pancasila di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2017).

Ia menjelaskan, jika parpol ingin menyiapkan saksi tetap diperbolehkan. Negara kata Tjahjo hanya akan menanggung biaya kampanye calon, iklan di media massa dan alat peraga kampanye.

“Silakan (menyiapkan saksi) tetapi dengan anggaran sendiri,” ucapnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri (Kesbangpol) Kemendagri, Soedarmo mengatakan dana saksi dari partai politik dengan berbagai pertimbangan sebaiknya ditanggung sendiri oleh Parpol.

Dana saksi Parpol ini menjadi salah satu bahasan dalam rapat panitia khusus (Pansus) RUU Pemilu, di MPR/DPR/DPD RI, Senin (29/5). Namun, Soedarmo tidak menjelaskan secara rinci apa saja pertimbangan Pemerintah yang mengusulkan agar parpol menanggung sendiri dana saksi.

“Pada rapat Pansus sebelumnya, Pemerintah dan beberapa fraksi di DPR tidak setuju jika dana saksi dibiayai oleh Pemerintah,” katanya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.