Minggu, 28 November 21

Rusia Dukung Jokowi Hapus Ketidakadilan Global

Rusia Dukung Jokowi Hapus Ketidakadilan Global

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman meminta dukungan Rusia untuk bersama-sama menghapus ketidakadilan global, seperti yang disampaikan Presiden Jokowi dalam Pidato pada pembukaan acara peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA).

Permintaan Irman tersebut didisampaikannya saat menerima Wakil Ketua Dewan Federasi Rusia, Ilyas Umahanov, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Rabu (22/4/2015).

Irman menegaskan, pidato Presiden Jokowi telah memunculkan semangat baru bagi negara-negara di kawasan Asia-Afrika untuk bangkit dan bersama-sama memperbaiki ketidakadilan yang terjadi pada tatanan dunia Internasional. Menurutnya, sudah saatnya negara-negara kecil di kawasan Asia dan Afrika saling bekerja sama dan membangun solidaritas guna kemajuan bersama.

“Tata kerjasama yang terjadi di kancah global harus diperbaiki, supaya tidak ada negara-negara kaya yang mendominasi. Kami mendukung apa yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa banyak hal yang harus ditingkatkan supaya ke depan negara-negara maju dapat bersikap lebih fair,” tandas Ketua DPD RI.

Ia pun mengamini pernyataan Presiden Joko Widodo yang menilai Badan-Badan Internasional seperti World Bank, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan IMF terlalu mendominasi sehingga perlu untuk mereformasi diri pada fungsinya sebagailembaga kerjasama Internasional.

Kepada Rusia, Irman memohon dukungan atas upaya negara-negara di kawasan Asia Afrika untuk mencapai kesetaraan dengan negara di kawasan Eropa dengan membangun kerjasama-kerjasama bilateral, sehingga Asia Afrika dapat mejadi kawasan yang damai dan stabil ditengah dinamika global yang penuh gejolak.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Federasi Rusia, Ilyas Umahanov mengatakan dirinya menilai pidato Presiden Jokowi sangat penting, substantif serta memiliki perspektif yang jauh ke depan. Untuk itu, Ia berharap pelaksanaan KTT Asia Afrik yang akan berlangsung hingga 24 April 2015 mendatang, mampu menghasilkan kesepakatan-kesepakatan yang membawa kebaikan untuk tingkat global.

Umahanov menilai konflik bersenjata membuat kelompok radikal semakin kuat posisinya. Namun, dengan adanya upaya dari negara-negara yang bersatu untuk membangun kekuatan positif dankonstruktif maka dapat menciptakan keadilan.

“Pidato Presiden Jokowi paling kuat dan paling bermakna diantara sambutan kepala negara lainnya. Rusia juga berharap KTT Asia Afrika ini dapat menjadi forum yang membangun kekuatan bersama untuk mencapai perdamaian dunia”, ucap Umahanov.

Selain isu-isu KTT Asia Afrika, Wakil Ketua Federasi Rusia, Ilyas Umahanov juga menyampaikan harapannya agar DPD RI dapat mengunjung Rusia pada akhir tahun 2015 ini.

Ilyas menjelaskan, Rusia akan menggelar Kazan Summit pada Oktober 2015 mendatang, untuk itu pihaknya berharap DPD RI dapat ikut serta dalam kegiatan tersebut.

“Sejumlah isu yang akan dibahas adalah isu kerjasama di bidang ekonomi, kerjasama interparliament dan termasuk hubungan G to G”, tambahnya. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.