Sabtu, 8 Oktober 22

Rupiah Tertekan, Ditutup Rp 12.618/Dolar AS

Rupiah Tertekan, Ditutup Rp 12.618/Dolar AS

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini berakhir makin tertekan di tengah berhasil menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.618 per USD. Posisi ini terdepresiasi 28 poin dibanding posisi penutupan Jumat (16/1/2015) di level Rp12.590 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.579 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.579 per USD dan terlemah di level Rp12.624 per USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp12.622 per USD, dengan kisaran harian Rp12.584-Rp12.625 per USD. Posisi tersebut negatif 31 poin dibanding hari sebelumnya di Rp12.591 per USD.

Berdasarkan dari Limas, rupiah hari ini berada di level Rp12.623 per USD. Posisi ini melemah 28 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp12.595 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.612 per USD. Posisi ini memburuk 9 poin dibanding posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp12.593 per USD.

Sementara IHSG sore ini berhasil kembali ke zona hijau, meski sempat berada di zona merah. IHSG ditutup menguat 3,71 poin atau 0,07% ke level 5.152,09.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,62 triliun dengan 6,21 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp667,21 miliar. Tercatat 144 saham naik, 150 saham melemah dan 100 saham stagnan.(Kukuh Budiman)

Related posts