Rabu, 20 Oktober 21

Rupiah Menguat Hingga 1,44% Tehadap Dolar AS di Rp13075

Rupiah Menguat Hingga 1,44% Tehadap Dolar AS di Rp13075

Jakarta, Obsessionnews – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren bullish pada perdagangan kemarin seiring respon positif pasar atas hasil FOMC yang menahan tingkat bunga FFR di 0,5 persen dan penguatan lanjutan harga minyak mentah hingga tembus USD40 per barel.

Pengamat Pasar Modal, David Setyanto menjelaskan, Ditahannya tingkat bunga FFR memicu pelemahan dolar AS dan kenaikan harga komoditas energi seperti minyak mentah.

“Rupiah menguat hingga 1,44% tehadap dolar AS di Rp13075. Kondusifnya pasar saham global, kenaikan harga sejumlah komoditas dan penguatan rupiah terhadap dolar AS telah mendorong IHSG menguat 24,247 poin (0,5%) di 4885,688 pada perdagangan kemarin,” jelas David, Jumat (18/3/2016)

Menurutnya, hampir seluruh saham sektoral ditutup di teritori positif kecuali saham sektor konsumsi.

Sementara itu bursa Wall Street tadi malam melanjutkan tren bullish sepanjang tahun ini. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,90% dan 0,66% tutup di 17481,49 dan 2040,59.

Pasar kembali memburu aset beresiko menyusul kebijakan The Fed yang menahan pengetatan uang ketat dengan menurunkan kemungkinan kenaikan tingkat bunga tahun ini menjadi dua kali dari sebelumnya empat kali.

Putusan The Fed ini melemahkan dolar dan memicu penguatan harga minyak mentah, yang sejak tadi malam dolar AS melemah terhadap Euro di 1,13 per euro dan tehadap Yen di 110,65 per US dolar yang merupakan titik terendah sejak Oktober 2014, dengan harga minyak mentah menembus USD40 per barel menguat sekitar 4,9 persen. (Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.