Jumat, 29 Mei 20

Rupiah Ikutan IHSG Ditutup Menguat

Rupiah Ikutan IHSG Ditutup Menguat

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir menguat sejalan dengan kembali naiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp12.136 per USD. Posisi tersebut menguat 70 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.206 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.148 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp12.115 per USD dan terlemah di level Rp12.186 per USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.136 per USD, dengan kisaran harian Rp12.135-Rp12.252 per USD. Posisi tersebut membaik 101 poin dibanding penutupan hari sebelumnya Rp12.237 per USD.

Data Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp12.174 per USD. Posisi tersebut menguat 43 poin dibanding posisi penutupan Senin (17/11/2014) di Rp12.217 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp12.146 per USD. Posisi ini terapresiasi 47 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp12.193 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah hari ini didukung dinaikkannya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp2.000 per liter, yang efektif hari ini.

“Presiden Jokowi (joko Widodo) semalam mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi Rp2.000 liter untuk premium dan solar berdampak pada penguatan rupiah hari ini,” kata dia, Selasa (18/11/2014).

Sementara IHSG ditutup berhasil menembus level psikologi baru di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG melonjak 48,53 poin atau 0,96% ke level 5.102,47.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,18 triliun dengan 6,12 miliar saham diperdagangkan dan transaksi beli asing Rp255,36 miliar. Tercatat 205 saham naik, 113 saham melemah dan 85 saham stagnan.

Related posts