Senin, 19 April 21

Rupiah Ditutup Melemah, Rp13.449/USD

Rupiah Ditutup Melemah, Rp13.449/USD

Jakarta, Obsessionnews Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup terjungkal Rp13.622/USD, dengan kisaran harian Rp13.449-Rp13.627/USD. Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah melemah 65 poin dari posisi penutupan sebelumnya di Rp13.557/USD. (Baca juga: Rupiah Dibuka Melemah Rp13.567/USD)

Posisi rupiah berdasarkan Limas pada level Rp13.613/USD. Posisi ini terdepresiasi 40 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.573/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.607/USD. Posisi ini memburuk 57 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp13.550/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.541/USD, terkoreksi 5 poin dari posisikemarin di Rp13.536/USD.

Sementara yuan mengalami penurunan terbesar dalam lebih dari dua dekade pada hari ini, setelah Bank Sentral China (People’s Bank of China/PBoC) secara mengejutkan melakukan devaluasi mata uangnya hampir 2%.

Bank sentral menyatakan langkah itu dilakukan untuk mencegah penurunan ekspor lebih dalam. Pasalnya, ekspor China jatuh lebih dari 8% pada Juli lalu.

Mata uang beberapa negara yang memiliki hubungan dagang dengan China, seperti dolar Australia dan Selandia Baru juga terseret pelemahan. Sementara yen Jepang mencapai titik terendah dua bulan terakhir.

Yuan di pasar spot jatuh sekitar 2% ke level 6,3360, terlemah sejak September 2012 dan penurunan terbesar sejak devaluasi yuan pada tahun 1994.

“Devaluasi yuan mungkin tidak akan berakhir di sini. Mata uang, seperti dolar Singapura, won Korea Selatan dan dolar Taiwan, yang juga jatuh bisa menghasilkan berita besar mengenai awal perang devaluasi,” kata ahli strategi senior di Monex Masafumi Yamamoto, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (11/8/2015).

Euro naik ke level tertinggi 11 hari terhadap USD ke 1,1042/USD setelah Yunani dan kreditor internasional mencapai kesepakatan bailout. Sementara USD terhadap yen mencetak rekor ke 125,08, terkuat sejak awal Juni tahun ini. (ant/rez)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.