Senin, 23 September 19

Rupiah Bakal Terus Jinak, Paska Pengumuman Pilpres

Rupiah Bakal Terus Jinak,  Paska Pengumuman Pilpres

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar AS hingga akhir tahun ini diperkirakan tidak akan lagi mengalami depresiasi hingga menyentuh level Rp 12 ribu lagi seperti yang pernah terjadi beberapa waktu terakhir.

Demikian pandangan peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto, saat dihubungi di Jakarta, Selasa (22/7). Menurutnya, potensi tersebut apabila setelah pengumuman hasil pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kondisi stabilitas politiknya aman.

Sebab, lanjutnya, kalaupun ada proses gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap hasil pilpres tersebut, hal itu tidak berpengaruh terhadap pasar karena prosesnya sesuai dengan konstitusi. Dan setelah ada penetapan presiden baru nantinya, maka rupiah bisa akan semakin menguat.

“Katakanlah pilpres ini aman dan kalaupun [ada gugatan] ke MK itu kan prosesnya konstitusional. Nah, bagaimana nanti rupiahnya, dugaan rata-rata sampai akhir tahun ini tidak sampai Rp12 ribu. Karena setelah ada presiden baru itu rupiah akan semakin menguat, setelah itu pasar baru akan melihat kinerjanya,” kata Eko.

Lebih lanjut Eko menyatakan, tentunya ke depannya bagaimana pemerintah menjaga neraca perdagangan yang pada akhirnya defisit neraca transaksi berjalan juga bisa di level yang baik. Karena risiko politik relatif sudah menurun pasca pengumuman presiden dan wakil presiden, sehingga tinggal faktor fundamental ekonomi yang menjadi acuannya.

“Dari sisi risiko politik sudah menurun. Namun dari sisi ekonomi itu kalau dilihat current account deficit [CAD] masih berpengaruh. Selain itu politik eksternal juga belum membaik, sehingga masih menjadi tekanan bagi rupiah, namun dugaan saya lebih smooth [fluktuasinya] tidak akan mencapai Rp12 ribu per dollar AS, karena siapapun presiden yang terpilih itu memberikan optimisme baru, itu dari dulu,” ujarnya. (Ipot)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.