Jumat, 3 Februari 23

Rumor Kim Jong Un Eksekusi Mati Keluarga Sendiri dengan Keji

Rumor Kim Jong Un Eksekusi Mati Keluarga Sendiri dengan Keji
* Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (KCNA/RTR)

Tak hanya menghukum mati warga Korea Utara (Korut) Kim Jong Un juga beberapa kali dilaporkan mengeksekusi atau membunuh anggota keluarganya sendiri dengan cara keji.

Kekejian ini kembali menjadi sorotan setelah Korut dilaporkan mengeksekusi mati dua remaja karena kedapatan menonton dan mengedarkan film atau konten dari Korea Selatan.

Korut bahkan memaksa warga lain untuk menyaksikan eksekusi mati itu agar memberikan efek teror.

Dengan menyaksikan kebengisan itu, warga Korut diharapkan bakal menuruti semua kebijakan pemerintah.

Korut memang dikenal sangat ketat membungkam pihak-pihak yang bertentangan dengan Kim Jong Un selaku pemimpin tertinggi.

Kim bahkan tak ragu menghabisi nyawa anggota keluarganya sendiri jika mereka menunjukkan gelagat yang mengancam rezim. Berikut beberapa di antaranya.

1. Paman Kim Jong Un, Jang Song Thaek
Sepeninggal Kim Jong Il, Jang Song-thaek disebut-sebut menjadi nomor dua di Korea Utara setelah Kim Jong Un. Sebagai paman, Jang membimbing Kim menjadi pemimpin besar.

Tak ada yang pernah menyangka Jang Song Thaek bakal meninggal dunia dengan cara hina, yaitu dieksekusi mati pada 2013 lalu.

Saat itu kantor berita propaganda Korut, KCNA, melaporkan bahwa pengadilan militer khusus menyatakan Jang bersalah atas dakwaan pengkhianatan.

“Sejak lama Jang memendam ambisi politik kotor. Dia berani tak mengangkat kepalanya ketika Kim Il Sung dan Kim Jong Il masih hidup,” demikian pemberitaan KCNA itu, seperti dikutip The Guardian.

Saat itu sempat tersebar selentingan bahwa Kim mengeksekusi Jang dengan cara keji.

Sejumlah media internasional, termasuk The Straits Times, melaporkan bahwa daging Jang dijadikan umpan untuk anjing setelah eksekusi.

Namun belakangan, sejumlah media lainnya, seperti Business Insider, memberitakan bahwa laporan itu tidak valid.

Menurut mereka, kabar itu bisa berkembang awalnya karena unggahan seorang selebritas di jagad maya yang memang kerap melontarkan candaan satire.

2. Keluarga Jang Song Thaek
Tak berhenti sampai Jang Song Thaek, Kim juga dilaporkan memerintahkan eksekusi mati keluarga sang paman.

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa Kim memerintahkan semua anggota keluarga yang terkait dengan Jang, termasuk anak-anaknya, juga duta besar Korut untuk Kuba dan Malaysia.

“Eksekusi lanjutan terhadap kerabat Jang Song Thaek sudah dilaksanakan. Semua kerabat Jang sudah dihukum mati, termasuk bahkan anak-anak,” ucap seorang sumber kepada Yonhap.

Sumber itu lantas memaparkan deretan kerabat yang dieksekusi itu mencakup kakak Jang, Jang Kye Sun. Suami Jang Kye Sun yang merupakan Dubes Korut di Kuba, Jon Yong Jin, juga ikut dihabisi nyawanya.

Tak hanya itu, keponakan Jang yang menjabat sebagai Dubes Korut untuk Malaysia, Jang Yong Chol, juga menjadi sasaran tembak regu eksekusi Kim Jong Un.

Menurut sumber Yonhap itu, para kerabat Jang dipanggil kembali ke Pyongyang pada awal Desember 2013, kemudian langsung dieksekusi mati.

“Beberapa kerabat ditembak mati dengan pistol di depan orang lain jika melawan ketika dipaksa keluar dari apartemen rumah mereka, ucap sumber tersebut.

Beberapa kerabat Jang lainnya, termasuk istri dubes Korut di Malaysia, disinyalir mendapatkan pengampunan. Namun, mereka dibuang ke desa pinggiran.

“Eksekusi kerabat Jang berarti pemerintah tak mau meninggalkan jejak dia. Pembabatan orang-orang Jang Song Thaek juga sedang dilaksanakan secara besar-besaran, mulai dari kerabat hingga pejabat tingkat rendah,” kata sumber itu.

3. Kakak tiri Kim Jong Un, Kim Jong Nam
Beberapa tahun sepi kabar eksekusi keluarga dekat, Kim Jong Un kembali menggegerkan dunia ketika diduga memerintahkan pembunuhan kakak tirinya sendiri, Kim Jong Nam.
Kim Jong Nam diduga diracun ketika sedang transit di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia, pada 13 Februari 2017 lalu.

Bagi Indonesia, kasus ini menjadi sorotan tersendiri karena salah satu orang yang diduga menjalankan “eksekusi” tersebut merupakan WNI bernama Siti Aisyah.

 

Siti bersama seorang warga negara Vietnam, Doan Thi Huong, menyeka wajah Nam dengan sapu tangan yang ternyata sudah diberi racun kimia VX.

Dalam proses persidangan, Siti dan Doan mengaku tak mengetahui rencana pembunuhan tersebut.

Siti dan Doan mengaku menjalankan aksi tersebut karena mengira mereka sedang mengikuti program “prank” untuk televisi. Kedua tersangka itu akhirnya dibebaskan dari segala tuduhan.

Sejumlah pakar menduga Kim Jong Un merupakan dalang di balik pembunuhan ini. Ia diduga memerintahkan pembunuhan ini untuk melenyapkan saingan politiknya.

Sebagai anak sulung Kim Jong Il, Nam seharusnya menjadi pemimpin Korut. Sejak 1994 hingga 2001, nama Nam selalu dielu-elukan sebagai penerus takhta Korut.

Namun kemudian, Nam dianggap mencoreng nama baik keluarga ketika dilaporkan gagal masuk ke Tokyo Disneyland karena memakai paspor palsu.

Sebagaimana dilansir The Guardian, Kim Jong Nam akhirnya diasingkan dari Korut pada 2003. Dari pengasingan, Kim Jong Nam kerap menyuarakan kritik terhadap pemerintahan Korut. (CNNIndonesia/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.