Kamis, 9 Desember 21

Ruko Tiga Lantai Terbakar, Seorang Nenek Tewas Terpanggang

Ruko Tiga Lantai Terbakar, Seorang Nenek Tewas Terpanggang

Semarang, Obsessionnews – Sebuah rumah toko (ruko) lantai 3 terbakar habis oleh si jago merah di wilayah Jalan Hayam Wuruk, Pleburan, Kota Semarang pada Senin (27/6/2016) pagi. Seorang nenek menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Api diketahui mulai membesar sekitar pukul enam pagi dari bagian bawah toko. Pemilik ruko, Sugiarto (67) mengaku saat itu ia baru bangun tidur dan hendak mencuci muka karena pandangan di sekelilingnya gelap.

“Kok mata saya gelap, asap semua. Saya keluar mau turun kebawah tapi api semua, mau naik juga ga bisa,” kata dia kepada obsessionnews.com.

Ia pun bergegas menuju lantai 2. Kondisi yang tidak memungkinkan membuatnya terpaksa kembali lagi ke lantai 3. Pasalnya, api sudah merembet ke lantai 2 yang berisi studio foto.

“Kemudian tembok tetangga saya jebol pake tangan terus lari dari situ,” ujarnya.

Ia akhirnya selamat setelah menjebol jendela rumahnya dan turun di perkampungan belakang. Begitu pula anak lelakinya, Buntoro (37) yang selamat dengan melompat dari atap rumah ke genteng sebelah. Nahas, sang istri atas nama Amui (62) tak bisa menyelamatkan diri dan terpanggang di kamar tidurnya.

“Istri saya panik mau ambil kunci di lantai 2. Setau saya naik lagi,” tambah dia.

Sugiaro sendiri sempat mengatakan bila ia lupa mematikan kabilator komputer di lantai dasar. Diketahui, lantai 1 digunakan sebagai tempat usaha warnet miliknya.

“Itu tiap malam biasane saya kontrol. Kemarin ga saya kontrol. Biasane ada yang mematikan,” paparnya.

Sementara Kepala Bidang Operasional dan Pengendalian, Sumarsono mengatakan, pihaknya menerjunkan 12 mobil damkar dan 1 mobil tangga yang batal digunakan dalam mengevakuasi jenazah Amui.

“Tadi kami dengan menembak satu lokasi dan melokalisir ke kanan kiri biar tidak menjalar, kita pecahkan kaca, ternyata yang paling sulit di lantai,” jelas dia.

Petugas akhirnya mengevakuasi jenazah dengan selang pemadam yang difungsikan sebagai tali untuk menurun mayat dari lantai 3. Jasad korban kini dibawa ke RS Kariadi guna kepentingan autopsi. (ihy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.