Selasa, 29 November 22

Ruhut Tuding Misbakhun Stres, Sebut SBY Dalang Century

Ruhut Tuding Misbakhun Stres, Sebut SBY Dalang Century

Jakarta, Obsessionnews – Juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul menilai mantan Tim Pansus Bank Century DPR RI Muhammad Misbakhun adalah orang stres karena telah menulis buku Sejumlah Tanya Melawan Lupa yang menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai dalang di balik kasus bail out Bank Century.

‎”Misbakhun orang stres, mungkin dia lagi frustasi berat‎. Dia punya ide penggagas dana aspirasi tapi ditolak,” ucap Ruhut Sitompul kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Kamis (20/8/2015).

Untuk itu, menurut Ruhut, Misbakhun sibuk mencari ‘mainan baru’ dengan menulis buku tentang Bank Century. Padahal, kata dia, Misbakhun lupa bahwa dirinya pernah dipenjara karena diduga terlibat kasus Bank Century.

Hal ini, lanjut Ruhut, lantaran perusahaan Misbakhun ditengarai dekat dengan pemilik Bank Century Robert Tantular. ‎”Jadi, Misbakhun ‘memercik air di dulang terpecik air ke muka sendiri‎’,” ujar anak buah SBY ini.

Menurut Ruhut, tidak mungkin Ketua Umum Partai Demokrat SBY terlibat dalam kasus Bank Century. Pasalnya, kata dia, berdasarkan hasil penyelidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak ada bukti yang menunjukkan SBY dan Partai Demokrat ikut menikmati dana talangan bank Century senilai Rp6,7 triliun.

‎”Inti dari Century memojokkan kami, tapi setelah diproses nggak ada yang memojokkan Demokrat,” kilah Politisi Partai Demokrat ini.

Selebihnya Ruhut tidak mau berbicara banyak mengenai hal tersebut, ia merasa dirinya tidak selevel kalau membahas Century dengan Miskbakhun. Terlebih jika kasus Century dikait-kaitkan dengan SBY. ‎”Kalau hadapi dia nanti aku jadi selevel sama dia,” tandasnya.

Buku yang ditulis Miskbakhun salah satu isinya yang menarik adalah terungkapnya tiga surat dari mantan Menteri Keuangan sekaligus mantan Kepala Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani kepada SBY. Surat tersebut berisi laporan Sri Mulyani kepada Presiden SBY tentang perkembangan dan kondisi Bank Century tahun 2008.

Dengan begitu, Misbahkhun mencoba membantah omongan SBY yang mengaku tidak tahu ada kebijakan pemberian dana talangan Bank Century dari Gubernur Bank Indonesia dan KSSK. Sebab, tiga surat tersebut juga berisi laporan penetapan KSSK menetapkan Bank Century sebagai bank gagal yang berdampak sistemik.

‎Namun, Ruhut kembali membantah tudingan Misbakhun. Ia mengaku sudah ada pihak yang mengecek keaslian tiga surat tersebut di Kementerian Keuangan, dan Bank Indonesia. Hasilnya tidak ditemukan. “Mungkin Miskbakhun cetak sendiri di Senen,” cetusnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.