Kamis, 5 Agustus 21

Rudal Israel Bunuh 67 Anak-anak Palestina

Rudal Israel Bunuh 67 Anak-anak Palestina
* Halaman muka surat kabar Israel, Haaretz. (Foto: Ist)

Di tengah kebisuan media-media rezim Zionis Israel terkait kejahatan militer rezim ini terhadap warga sipil Palestina, dan boikot penuh pemberitaan kejahatan ini, salah satu surat kabar Zionis mengakui pembunuhan anak-anak Palestina oleh militer Israel.

Surat kabar Israel, Haaretz, Kamis (27/5/2021), memuat foto anak-anak Palestina yang gugur syahid dalam serangan rudal militer Israel.

Menurut kantor berita Palestina, Shehab, Haaretz mengakui secara resmi gugurnya 67 anak Palestina dalam serangan rudal terbaru Angkatan Udara Israel ke Jalur Gaza.

Pada saat yang sama Twitter situs berita Palestina, Paltimes mengutip Haaretz menulis, Hamadah, 13 tahun dan Ammar, 10 tahun baru saja kembali dari tukang cukur. Yahya, 13 tahun pergi membeli es krim, dan jenazah Amira, enam tahun, Islam, delapan tahun dan Mohammad, Sembilan tahun ditemukan di bawah reruntuhan.

Kondisi Gaza Usai Serangan Militer Israel
Serangan militer rezim Zionis Israel ke Jalur Gaza telah menimbulkan banyak kerugian materi dan korban jiwa. Agresi ini telah memperparah kondisi kemanusiaan di Gaza yang telah diblokade rezim Zionis sejak tahun 2006.

Menurut laporan perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sistuasi kemanusiaan di Gaza dalam keadaan yang sangat memprihatinkan. Militer rezim Zionis melancarkan serangan besar-besaran ke Gaza dari Senin, 10 Mei dan berakhir pada Jumat, 21 Mei 2021.

Kabinet keamanan rezim Zionis secara sepihak dan tanpa syarat mengumumkan gencatan senjata pada Jumat (21/5/2021) dini hari. Ini merupakan kemenangan besar bagi rakyat Palestina yang dengan gigih melawan penjajahan Israel.

Menurut laporan media, kejahatan perang Israel di Palestina telah menyebabkan sedikitnya 243 warga di Gaza gugur syahid, termasuk 66 anak-anak, 39 wanita dan 17 orang lanjut usia.

Kejahatan rezim Zionis di Palestina selama 11 hari juga telah menyebabkan 1.910 orang terluka, dan sekitar 107.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Menurut laporan UNICEF, sedikitnya 50 fasilitas pendidikan dan 20 fasilitas kesehatan rusak serta sekitar 50 persen dari jaringan pipa air rusak.

Sementara menurut Lembaga Wakaf Jalur Gaza, tiga masjid hacur total karena serangan Israel di Gaza dan 40 masjid lainnya rusak akibat serangan tersebut. (ParsToday/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.