Kamis, 26 Mei 22

RS Swasta yang Berlangganan Vaksin Palsu Bertambah Jadi 14

RS Swasta yang Berlangganan Vaksin Palsu Bertambah Jadi 14

Jakarta, Obsessionnews.com – Bareskrim Mabes Polri menyatakan jumlah Rumah Sakit (RS) swasta yang diduga berlangganan vaksin palsu bertambah menjadi 14 RS.

“Jumlah ini bertambah dari sebelumnya 12 rumah sakit,” ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2016).

Dia menjelaskan, belasan rumah sakit tersebut berlokasi di Pulau Jawa dan Sumatera. Namun, Agung enggan merilis nama-nama RS tersebut, karena masih dalam proses pengusutan.

Sementara itu, pihaknya belum menemukan rumah sakit negeri yang terindikasi menerima pasokan vaksin palsu. “Kalau RS negeri enggak ada,” kata Agung.

Sebelumnya, penyidik Bareskrim Mabes Polri sedang mendalami 12 rumah sakit yang diduga terlibat dalam kasus penyebaran vaksin palsu.

“Kami sedang mengidentifikasi 12 rumah sakit. Sedang kami dalami, karena kami membutuhkan fakta real,” ujar Dir Tipid Eksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agung Setya kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/7/2016).

Namun, Agung tidak mau menyebut secara detil nama rumah sakit yang sedang diidentifikasi itu.

Seperti diketahui, Bareskrim Mabes Polri bekersama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan BPOM tengah mencari daftar rumah sakit yang diduga terlibat menggunakan vaksin palsu. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.