Rabu, 20 Oktober 21

RS Premier Tolak Permintaan JK, Beberkan Penyakit Setya Novanto

RS Premier Tolak Permintaan JK, Beberkan Penyakit Setya Novanto
* Ketua DPR Setya Novanto.

Jakarta, Obsessionnews.com – Rumah Sakit Premier Jatinegara menolak permintaan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk membeberkan riwayat penyakit Ketua DPR Setya Novanto. Di mana sebelumnya Setya Novanto tercatat sebagai pasien RS Premier usai ia ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP.

Keputusan untuk tidak membuka informasi kesehatan Setya Novanto ini diambil pihak manajemen rumah sakit dan tim dokter yang menangani Novanto dalam rapat yang digelar pada Rabu (8/11/2017). Pihak RS beralasan menghormati privasi Setya Novanto sebagai pasien.

“Pihak manajemen rumah sakit dan tim dokter tidak bisa menjelaskan penyakit Setya Novanto karena itu merupakan hak pasien,” kata Kepala Humas RS Premiere Sukendar saat dihubungi, Rabu (8/11/2017).

Menurutnya, kewajiban dokter dan pihak rumah sakit untuk merahasiakan penyakit pasien sudah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269 Tahun 2008. Data pasien kata dia hanya bisa dibuka atas persetujuan pasien yang bersangkutan atau apabila diminta penegak hukum.

“Kami hanya mengikuti peraturan yang dibuat pemerintah,” ujar Sukendar.

Meski yang meminta adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sukendar tetap bersikukuh pada peraturan yang ada. Terlebih kata dia, permintaan itu hanya disampaikan lewat media, bukan berupa permintaan tertulis yang disampaikan langsung ke RS Premier.

“Beliau betul orang nomor dua di Indonesia, kami hargai. Tapi, kan, ada aturannya,” kata dia.

Sukendar juga tidak mau mengungkapkan, apakah benar Setya Novanto mengalami sakit vertigo, jantung, sampai tumor. Pasalnya publik lebih percaya sakit hanya alasan bagi Setya Novanto untuk menghindari proses hukum di KPK. Sampai banyak meme di media sosial yang meledek Setya Novanto saat terbaring di RS Premier. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.