Minggu, 26 Juni 22

Rombongan Umat Islam dari Kalbar Ikut Aksi Kawal Sidang Ahok

Rombongan Umat Islam dari Kalbar Ikut Aksi Kawal Sidang Ahok
* Umat Muslim dari Kalimantan Barat yang tergabung dalam Gerakan Muslim Kalbar untuk Jakarta mengawal sidang Ahok di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2017)..

Jakarta, Obsessionnews.com – Aksi bela Islam mengawal sidang kasus penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di depan Auditorium  Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2017), diikuti oleh umat Muslim dari Kalimantan Barat (Kalbar) yang tergabung dalam Gerakan Muslim Kalbar untuk Jakarta.

Urai Budianto, koordinasi aksi mengatakan, pihaknya sudah tiba di Jakarta sejak Jumat lalu dengan membawa 120 rombongan. Tujuannya untuk berjuang bersama-sama umat Muslim di Jakarta agar bisa memilih calon pemimpin yang seiman sesuai dengan perintah Alquran.

“Kita berjuang sekaligus mengingatkan kepada saudara Muslim kita agar taat kepada Alquran taat kepada perintah agama. Selama ini kita melihat Pilkada lalu banyak umat Muslim yang justru memilih pemimpin non muslim,” ujarnya.

Ia mengaku kecewa dalam Pilkada DKI, Ahok masih bisa menang. Padahal umat Muslim di Jakarta jumlahnya lebih dari 80 persen, terlebih Ahok sudah jelas menjadi terdakwa dalam kasus penistaan agama. Mestinya, kata dia, umat Muslim Jakarta sadar memilih pemimpin non muslim itu dilarang oleh agama.

“Terus terang kami kecewa, mengapa umat Muslim di Jakarta yang jumlahnya ada 80 persen lebih masih ada yang memilih pemimpin yang non Muslim. Gerakan ini murni tanpa embel-embel partai, kita datang ke sini memakai biaya sendiri,” tuturnya.

Selain itu, maksud kedatangan mereka ke Jakarta juga sekaligus untuk memotivasi para umat Muslim di Jakarta untuk sama-sama berjuang memulai gerakan ini dengan mendukung pemimpin Muslim. “Ini juga sekaligus untuk memberikan motivasi agar umat Muslim di daerah melakukan gerakan yang serupa,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, rombongannya tinggal di Jakarta sampai hari pencoblosan putara kedua Pilkada DKI pada 19 April mendatang. Sejauh ini sudah bertemu dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. Kepada mereka Habib mendukung gerakan ini di Jakarta dan di daerah-daerah.

“Kita di sini sampai tanggal 19 April, kita mau bergabung bersama umat Muslim untuk menjaga TPS dari orang seperti Iwan Bopeng,” jelasnya. ‎(Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.