Minggu, 29 Mei 22

Rizal Ramli dan Kwik: Kita Lawan Neolib di Indonesia!!

Rizal Ramli dan Kwik: Kita Lawan Neolib di Indonesia!!
* Rizal Ramli (kedua dari kiri) dan Kwik Kian Gie (ketiga dari kiri).

Jakarta, Obsessionnews.com – Dua ekonom senior nasionalis pejuang ekonomi kerakyatan anti neolib, Rizal Ramli (RR) dan Kwik Kian Gie melakukan pertemuan tertutup dan dilanjutkan jumpa pers di rumah RR, Jl. Bangka IX No. 49 Kemang, Jakarta Selatan, Senin (23/4/2018).

Keduanya gerah dengan kondisi bangsa ini yang sudah terperosok dalam arus dinamika ekonomi neoliberalisme (neolib). Rizal Ramli yang tengah mendeklarasikan diri sebagai capres berkomitmen memerangi neolib. Kwik Kian Gie yang merupakan sahabat lamanya mendampingi dan memberikan sumbang saran kepada RR.

Dua mantan Menteri yang idealis ini akan bersatu padu menghadapi arus gempuran neolib yang mengancam keselamatan bangsa. “Pak Kwik ini seorang nasionalis sejati, ini sudah lama tidak bertemu sekalian makan siang sambil bahas masalah bangsa,” jelas RR.

Didampingi Kwik Kian Gie, RR memaparkan, sesuai cita-cita Founding Fathers bahwa ekonomi Indonesia itu dio tengah, bukan komunis dan juga bukan kapitalis liberal. Untuk itu, negara harus emmainkan peranan penting dalam meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan rakyatnya. “Itulah sebabnya kita harus melawan setiap upaya dan praktik yang hendak menerapkan ekonomi neoliberal (neolib) di Indonesia,” tegasnya.

Ia menjelaskan, neolib adalah faham ekonomi yang mengerdilkan peran negara seminimum mungkin. Paham ini menghendaki seluruh kegiatan ekonomi diserahkan kepada mekanisme pasar bebas. Dalam sistem neolib yang diuntungkan selalu pihak asing dan para pemodal besar di dalam negeri. Sedangkan rakyat serta para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lebih banyak dirugikan.

Ciri lain ekonomi neolib, lanjutnya, selalu memotong subsidi dan menaikkan harga barang dan jasa sesuai standar internasional. Padahal, pendapatan rakyat jauh di bawah standar internasional. Selama Indonesia mengikuti model pembangunan neolib ala Bank Dunia, sekonomi Indonesia tidak pernah tumbuh di atas 6,5%.

“Hal itu disebabkan karena sangat bergantung pada utang luar negeri. Jika ekonomi tumbuh lebih dari 6,5% maka akan terkendala oleh utang yang semakin tinggi dan terjadi overheating,” ungkap RR.

 

Ia membeberkan, negara yang menerapkan sistem ekonomi neolib, anggarannya akan diprioritaskan untuk membayar pokok dan bunga utang (creditors first). APBN 2018, Indonesia mengalokasikan anggaran lebih dari Rp800 triliun atau hampir sepertiga hanya untuk membayar bunga dan cicilan pokok utang.

“Angka ini jauh lebih besar dibandingkan dengan anggaran untuk pendidikan, infrastruktur, gaji dan tunjangan pegawai negeri,” tandasnya.

Menurut RR, pertemuan dirinya dengan Kwik kian Gie hari ini adalah untuk menegaskan kembali tekad bersama melawan penerapan kebijakan beolib di Indonesia. “Siapa pun pembuat dan pelaksana kebijakan neolib di Indonesia akan kita lawan!” serunya.

Inilah Kebijakan Neolib di Indonesia
Didampingi Kwik Kian Gie, Rizal Ramli memaparkan contoh beberapa kebijakan neolib di Indonesia :
1. Mengenakan PPN sebesar 10% bagi gula tebu rakyat
2. Membebankan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) bagio pelayanan kesehatan dan pendidikan
3. Menurunkan pendapatan tidak kena pajak (PTKP) dari Rp4,5 juta/bulan menjadi sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP)
4. Mengintip rekening rakyat dengan saldo Rp200 juta
5. Kebiojakan impor pangan (beras, garam, gula dan lain-lain) menjelang atau saat panen raya
6. Menolak permintaan Presiden Jokowi untuk menurunkan pengenaan pajak final dari 1% menjadi 0,25% bagi UMKM, Menkeu Sri Mulyani hanya menyetujui maksimal menjadi 0,5%
7. Memberikan tax holiday bagi investasi hinghga 20 tahun bagi pengusaha besar
8. Memberi berbagai kemudahan perpajakan bagi PT Freeport Indonesia
9. Terus menerus membuat utang baru untuk membiayai dan menutup defisit APBN
10. Mengizinkan asing memiliki property tanpa batas harga minimal
11. Memudahkan persyaratan bagi masuknya tenaga kerja asing. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.