Jumat, 17 September 21

Rini Diganti Kader Parpol, BUMN Malah ‘Dijarah’

Rini Diganti Kader Parpol, BUMN Malah ‘Dijarah’
* Menteri BUMN Rini Soemarno.

Jakarta, Obsessionnews – Penyertaan Modal Negara (PMN) yang disuntikkan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tak bisa dimanfaatkan dengan optimal guna meningkatkan kinerja. Bahkan, dana puluhan triliun itu menjadi celah BUMN menjadi sapi perah.

Manajer Advokasi Fitra Apung Widadi menyebutkan, dalam APBN-P 2015, PMN bagi BUMN mencapai Rp 63 triliun atau naik ratusan persen ketimbang APBN 2015 yang sebesar Rp 11,5 triliun.

Dalam hitungan bulan, Menteri BUMN Rini Soemarno kembali mengajukan PMN sebanyak Rp 40 triliun. Protes pun bermunculan dari DPR RI hingga akhirnya ditunda.

Pada Januari kemarin, PMN dicairkan. Kemudian Februari-Maret digantikan APBN-P. Saat itu, pendapatan negara belum meningkat namun penyelamatan dana rendah, alokasi dana ke BUMN juga rendah.

Dengan kepemilikan 141 BUMN oleh pemerintah, total pendapatan semester I 2015 mencapai Rp 807,4 triliun atau 37 persen dari periode sama tahun sebelumnya.

Seringnya permintaan suntikan modal kepada badan-badan usaha milik negara inilah yang akhirnya melahirkan penilaian kalau Rini tak punya grand desain tata kelola BUMN sesuai Nawacita Presiden Jokowi.

Rini, kata Apung, tak mampu membawa BUMN menjadi soko guru dan mendorong perekonomian. Makanya dia menilai tepat sekali Rini diganti, asal jangan dengan kader partai politik. Karena kekayaan BUMN malah dijarah untuk pribadi, geng/gerembolan dan partai politiknya. (Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.