Jumat, 17 September 21

Ridwan Kamil, Mari E Pangestu dan Bos Starbuck Meriahkan “Indonesia Knowledge Forum III”

Ridwan Kamil, Mari E Pangestu  dan Bos Starbuck Meriahkan  “Indonesia Knowledge Forum III”

Jakarta – Walikota Bandung, Ridwan Kamil, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu dan Kepala Perwakilan Starbuck, bakal menjadi pembicara dalam Conference & Expo Indonesia Knowledge Forum (IKF) III.

Acara yang digelar oleh  MPT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui BCA Learning Service ini, mengangkat tema “Moving Our Nation To The Next Level – Cultivating New Paradigm With Technopreneurship And Innovative Leadership” pada 9-10 Oktober 2014.

“Acara ini diharapkan dapat menginspirasi para pengusaha Indonesia akan potensi teknologi dalam menghasilkan inovasi yang dapat dibanggakan. Teknologi dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri kreatif jika dimanfaatkan secara maksimal,” ujar  Deputi General Manager BCA Learning Service, Hendra Tanumihardja dalam acara public expose IKF III di Jakarta, Senin (8/9).

Ridwan Kamil, lanjut Hendra, dinilai sebagai pemimpin yang mampu menjadikan Kota Bandung, menjadi lebih manusiawi bagi penghuninya. Misalnya membuat sebanyak mungkin taman kota.

Sebagai, seorang arsitek kelas dunia, Ridwan juga bakal membuat Bandung, sebagai salah satu “Lembah Silikon” kelas dunia. “Ini sangat bagus sekali, untuk kemajuan wirausaha berbasis teknologi,” lanjutnya.

Kemudian, Global President for Revenue and Partnership Twitter Adam Bain, mengatakan akan mendirikan kantor di Indonesia menyusul Google dan Facebook, ini membuktikan peluang technopreneurship sangat besar.

Lebih lanjut, Hendra menilai, teknologi dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri kreatif jika dimanfaatkan secara maksimal.

Dia mencontohkan, kesuksesan pengusaha usaha kecil menengah (UKM) yang memanfaatkan teknologi, seperti pengusaha kerajinan kerang di Cirebon yang mampu memasarkan produknya hingga ke Eropa lewat media sosial Facebook.

“Pemilik rumah kerang di Cirebon itu bisa jual kerajinan tapak meja, lampu, kursi dari kerang ke Perancis, bahkan 80 persen produk mereka sudah diekspor dengan marketing base lewat facebook dan website,” katanya.

Selain itu, femina yang fokus pada digital magazine dengan segmentasi wanita yang lebih spesifik dan lebih heavy konten. Kemudian pemilik gojek atau penyedia jasa ojek online Aldi founder Rekan Usaha Mikro Anda (RUMA).

Hendra berharap IKF III dapat memberikan inspirasi kepada para pengusaha Indonesia terutama pelaku UKM agar lebih kreatif dalam memanfaatkan teknologi. Selain itu, perseroan juga akan melakukan pendampingan terhadap 150 pelaku UKM yang akan hadir sebagai peserta dari total target 15.000 peserta.

“Jadi inspirasi ini akan mengegelitik mereka, oh ternyata bisa ya marketing lewat media sosial dan sebagainya, Account Officer kita akan mendampingi pelaku UKM bukan how to become technopreneurship, tapi lebih kepada why become technopreneurship,” katanya.

Related posts