Selasa, 9 Agustus 22

Ridwan Hisjam Imbau Warga Kota Malang Tak Terjebak Politik Uang

Malang, Obsessionnews.com – Dalam menyambut pemilihan wali kota Malang, Anggota Komisi X DPR Ridwan Hisjam mengajak kepada masyarakat untuk bisa menggunakan hak politiknya sebaik mungkin. Serta selalu waspada dengan banyak politik uang yang kerap dilakukan oleh salah satu pasangan calon. Warga Kota Malang harus berdaulat dengan pilihan politiknya.

“Setiap warga negara itu mempunyai hak politik, jangan kita nggak usah ikut-ikutan, apalagi sampai dijadikan budak. Padahal di dalam UUD 1945 sudah dijelaskan bahwa kedaulatan itu ada di tangan rakyat, rakyatlah yang menentukan pemimpin yang baik itu mulai dari presidennya, walikotanya, gubernurnya anggota dewannya semuanya dibantu rakyat,” ujar Ridwan, Sabtu (31/3/2018).

“Tapi kalau rakyatnya tidak mau tahu dengan politik dan pada saat pencoblosan hanya cuma karena uang Rp100ribu atau Rp50ribu cuma enak sesaat satu hari pun habis, tapi kita tersiksa 5 tahun,” tambahya.

Dalam pertemuan dengan tim relawan pemenangan pasangan calon pemimpin Kota Malang, Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko, Jumat kemarin, di RH Center, Ridwan menilai pasangan Sutiaji dan Sofyan Edi memiliki kapasitas yang mumpuni untuk memimpin Kota Malang selama lima tahun mendatang.

“Insya Allah pasangan Sutiaji – Edi ini sangatlah berkomitmen, bermartabat dan akan mengedepankan aspirasi warga Kota Malang yang lebih baik dan sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu Sofyan Edi Jarwoko juga menyampaian Visi dan Misi gagasan Kota Malang kedepan. Beberapa program yang sudah dicanangkan oleh pasangan SAE ini terus disosialisasikan agar warga Kota Malang dapat memberikan masukan-masukan dan penyempurnaan ketika memimpin Kota Malang nanti,

“Kita sudah menyampaikan program-program juga gagasan untuk memajukan Kota Malang, kita sosialisasikan kepada seluruh warga dari berbagai elemen dan masih terus membuka gagasan-gagasan dari masyarakat untuk lebih menyempurnakan program kami. Karena program dibuat untuk masyarakat sehingga kita terbuka dengan gagasan dari warga Kota Malang untuk Malang lebih baik,” kata Edi

RH Center menggandeng beberapa relawan dan bertekad memberikan satu suara kepada SAE. Dan sampai saat ini sudah terbentuk 57 kelurahan di 5 kecamatan, mulai dari Koordinator Kecamatan, Koordinator Kelurahan hingga pada koordinator TPS. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.