Senin, 25 Oktober 21

RI Akan Unjuk Gigi di World Expo Milano 2015

RI Akan Unjuk Gigi di World Expo Milano 2015

Jakarta, Obsessionnews – Setelah mengikuti ajang Internasional di Shanghai Expo tahun 2010, Indonesia kembali mengikuti World Expo Milano dikota Milan,Italia dari 1 Mei -31 Oktober 2015. Even besar ini diikuti sekitar 146 negara yang diprediksi akan mendatangkan 64 juta pengunjung.

Kementerian Perdagangan bersama Koperasi Pelestarian Budaya Nasional (KPBN) dan Kementerian Koordinator Kemaritiman akan meluncurkan Paviliun Indonesia Di WEM 2015 nanti.

Even tersebut bertemakan “Stage of the world”, betujuan untuk menunjukan kepada dunia keistimewaan bangsa ini sebagai sebuah panggung dunia, di mana semua jenis kekayaan alam dan warisan budaya ada di dalamnya. Mulai dari kekayaan alam, hasil laut, kreativitas, ragam budaya, hingga harmonisnya perbedaan umat beragama.

“Paviliun Indonesia harus tampil spektakuler! Indonesia akan berbagi kepada warga dunia tentang hal-hal terbaik dari potensi bangsa ini,” kata Kemendag Rachmat Gobel di Jakarta.

Tak hanya itu, kata Rachmat Gobel, ini merupkan investasi untuk pembangun Indonesia 5 tahun kedepan. Indonesia akan memperkenalkan diri khusus Eropa dan manca negara. Harapannya, dengan even ini, tingkat turis yang datang ke Indonesia dan sektor lainya semakin meningkat. Ibarat pepatah, tak kenal maka tak sayang.

Kegiatan Expo tingkat dunia yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali oleh International Exhibitons Bureau (BIE) akan digelar di atas tanah seluas 110 ha di kawasan Rho, sebelah barat Milan, Italia.

RI-

Sementara itu, Menko Kemaritiman Indroyono Susilo mengungkapkan, dalam pameran ini, Indonesia akan menunjukkan budaya maritim dan berlimpahnya kekayaan laut.

“Seriusnya Indonesia dalam menjalankan visi besar kemaritiman sudah terlihat sejak Presiden Joko Widodo mencanangkan konsep Poros Maritim. Melalui World Ocean Day, kami akan menunjukkan kepada dunia cerita tentang budaya maritim Indonesia dan berlimpahnya hasil laut negeri ini,” jelas Indroyono.

Paviliun Indonesia didesain berbentuk bubu ikan dengan luas 1.175 m2 dan terdiri dari tiga area. Area pertama adalah The New Indonesia di mana pengunjung akan melihat Indonesia masa kini melalui tampilan multimedia yang berisi display 70 tahun Indonesia, Pangan, Energi, Kemaritiman, dan Kebudayaan.

Area kedua melibatkan teknologi Oculus yang membuat pengunjung seolah memperoleh pengalaman berkunjung ke Indonesia dengan metode augmented reality.

Sedangkan di area ketiga, atau ampitheater pengunjung dapat melihat ataupun mendengar serta merasakan langsung berbagai atraksi penampilan berbagai produk budaya Indonesia.

“Bahkan pengunjung dapat mencicipi langsung cita rasa makanan khas Indonesia,” kata Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Nus Nuzulia Ishak selaku Commissioner General Indonesia pada ajang WEM 2015.

Even besar yang memakan waktu 6 bulan, tentu banyak sekali hal-hal yang harus dipersiapkan.Kepada Obsessionnews, Ketua Koperasi Pelestarian Budaya Nasional (KPBN) Didi Petet mengatakan persiapan WEM ini sudah mencapai 80%.

Selain ketiga institusi tersebut, kegiatan ini juga didukung penuh oleh berbagai lintas kementerian maupun instansi pemerintah terkait lainnya.

Selain itu, berbagai BUMN dan sektor swasta nasional bersama pemerintah daerah juga mendukung dan berpartisipasi memberikan sumbangsihnya untuk meningkatkan nama Indonesia di ajang internasional ini. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.