Senin, 18 Oktober 21

Rezim Habiskan Duit Bangun Patung Termahal, Petani Marah!

Rezim Habiskan Duit Bangun Patung Termahal, Petani Marah!
* Patung pemimpin kemerdekaan India, Sardar Vallabhbhai Patel, setinggi 182 m. (BBC)

Petani menyatakan pemerintah seharusnya mengeluarkan dana untuk petani, bukannya patung.

Pemerintah India akan meresmikan patung tertinggi dunia, yang menghabiskan dana ratusan miliar rupiah.

Wartawan BBC, Roxy Gagdekar berbicara kepada petani setempat yang mengatakan mereka sangat terkejut bahwa pemerintah telah menghabiskan dana begitu besar sementara mereka harus berjuang hidup.

Selama bertahun-tahun, Vijendra Tadvi petani berusia 39 tahun di negara bagian barat, Gujarat, berjuang untuk mendapatkan air irigasi untuk lahan pertanian seluas 1,2 hektar.

Dia menanam cabai, jagung dan kacang tanah. Seperti jutaan petani lain di India, dia menggantungkan diri pada air musim hujan untuk mengairi tanamannya atau memompa air tanah, yang menunjang 80% pasokan air pedesaan dan irigasi pertanian.

Tetapi musim kemarau yang panjang dan hujan yang tidak menentu menyebabkan sering terjadinya kekeringan dan menciutkan pemasukan petani seperti Tadvi.

Oleh karena itu, pada tahun 2015, Tadvi menjadi pengemudi proyek pembangunan untuk menambah pemasukan. Pemerintah Negara Bagian Gujarat mendirikan patung setinggi 182 meter.

Patung dilapisi perunggu yang merupakan suatu penghormatan kepada pemimpin kemerdekaan Sardar Vallabhbhai Patel itu menghabiskan dana US$430 juta atau Rp378 miliar. Pemerintah Gujarat dilaporkan menanggung lebih dari 50% dari biaya itu. Sisanya berasal dari pemerintah federal atau sumbangan masyarakat.

“Dari pada menggunakan dana untuk patung raksasa, pemerintah seharusnya menggunakannya untuk petani di daerah,” kata Tadvi. Dia menambahkan para petani di tempat itu masih kekurangan fasilitas irigasi dasar.

Patung sudah selesai dibangun dan Tadvi mendapatkan pekerjaan lain sebagai sopir di tempat pembangunan. Tetapi dia tetap kesal.

“Patung persatuan” menjadi pusat monumen untuk mengenang Patel, seorang pemimpin nasionalis, kelahiran Gujarat yang kemudian menjadi menteri dalam negeri India merdeka dan wakil perdana menteri di bawah Jawaharlal Nehru.

Perdana Menteri Narendra Modi, yang juga berasal dari Gujarat, memerintahkan pembangunan patung itu saat menjadi menteri besar negara bagian pada tahun 2010.

Dalam beberapa tahun terakhir, Bharatiya Janata Party (BJP) partai nasionalis Hindu Modi telah merangkul Patel untuk menjadi penerusnya – dan mereka menuduh partai oposisi Kongres mengesampingkannya demi keuntungan keturunan Nehru, yang tiga di antaranya menjadi perdana menteri. (bbc.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.