Rabu, 1 Desember 21

Resmikan Workshop Dakwah Parmusi, Usamah Hisyam Instruksikan 7 Program

Resmikan Workshop Dakwah Parmusi, Usamah Hisyam Instruksikan 7 Program
* Ketua Umum PP Parmusi, Usamah Hisyam saat memberikan sambutan pada Workshop Dakwah Parmusi, Jumat malam (27/5/2016).

Bogor, Obsessionnews – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Usamah Hisyam, resmi membuka Workshop Dakwah di Smesco Hills, Bogor, Jumat malam (27/5/2016).

Workshop Dakwah tersebut digelar untuk memberikan pelatihan kepada sekitar 161 pendakwah atau dai dari sejumlah daerah di Indonesia. Sebagian di antaranya merupakan para dai yang akan ditugaskan di daerah perbatasan Indonesia.

“Workshop dakwah ini tidak hanya kegiatan artifisial, melainkan harus menjadi gerakan substansial yang secara sungguh-sungguh melahirkan mujahid-mujahid dakwah yang memberikan kontribusi konkret dalam upaya membentengi akidah umat, menanamkan nilai-nilai akidah dan akhlak mulia umat Islam di Indonesia,” ujar Usamah dalam sambutannya. (Baca: Jelang Ramadhan, Parmusi Lepas Dai ke Wilayah Perbatasan)

Usamah mengaku khawatir dengan munculnya fenomena, dimana banyak peristiwa yang terjadi akibat rusaknya mental masyarakat. Mulai dari kasus pemerkosaan dan kekerasan seksual di kalangan pelajar, pembunuhan anak akibat kesulitan ekonomi, praktik prostitusi dan aborsi, gerakan propaganda Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT), penggunaan narkoba, korupsi, hingga rencana dicabutnya Perda larangan minuman beralkohol oleh Menteri Dalam Negeri.

“Atas semua fenomena yang memprihatinkan itu, sebagai bagian dari bangsa yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, kita wajib mencegah berbagai kerusakan budaya bangsa tersebut. Kerusakan itu hanya akan mengundang azab dari Allah ‘Azza wa Jalla,” tegasnya.

Lebih jauh Usamah mengimbau agar dalam workshop dakwah tersebut, Lembaga Dakwah Parmusi menyusun langkah, strategi, dan program untuk turut menanggulangi kerusakan moral bangsa dengan fokus menanamkan nilai-nilai akidah Islamiyah serta revolusi akhlak mulia.

Pada kesempatan itu Usamah menginstruksikan tujuh program yang harus dilaksanakan seluruh pimpinan wilayah maupun pimpinan daerah. Pertama, merekrut lima dai dan ustadz di setiap kecamatan untuk mengikuti orientasi kader dakwah dan pelatihan dai Parmusi di tingkat kabupaten/kota secara bertahap hingga 2017.

Kedua, menanamkan pendidikan dan nilai-nilai akidah Islamiyah dalam keluarga. Ketiga, mencanangkan program Satu Kader Gerakan Satu Majelis Taklim yang dimulai dari lingkungan tempat tinggalnya untuk membina dan menanamkan nilai-nilai akidah Islamiyah.

Keempat, mencanangkan program Revolusi Akhlak Mulia di setiap daerah. Kelima, melaksanakan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah di masjid yang berada di lingkungan tempat tinggal anggota Parmusi.

Keenam, mencanangkan program Tahfidz Al-Quran bagi jamaah Parmusi di lingkungannya yang dimotori oleh setiap kader. Dan ketujuh, mengembangkan program Satu Kader Satu Produk secara nasional untuk membangun kemandirian umat, sekaligus menjauhkan para kader dari kemiskinan.

“Saya mengimbau kepada seluruh pengurus dan kader Parmusi untuk sekali-sekali tidak meninggalkan dakwah bersama organisasi ini. Sebaliknya, jadikan dakwah sebagai sebuah gerakan melalui Revolusi Dakwah Parmusi,” pungkasnya. (Fath @imam_fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.