Selasa, 26 Oktober 21

Reshufle tak Buat Rupiah Kuat

Reshufle tak Buat Rupiah Kuat

Jakarta, Obsessionnews Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan di sore ini terpantau tidak bertenaga. Stimulus dari perombakan kabinet (reshuflle) tetap tidak mampu mengisi amunisi nilai tukar rupiah untuk menghajar keperkasaan USD.

Menurut data Bloomberg, Rabu (12/8/2015) sore, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.799 per USD. Sementara menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.810 per USD. Sedangkan menurut Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah berada di posisi Rp13.758 per USD. (Baca juga: Thomas Lembong, Arsitek Akuisisi BCA Yang Jadi Menteri Perdagangan)

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap USD juga senada dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini yang ditutup makin tak berdaya. Melemahnya IHSG ini didukung dari isu eksternal dan internal.

IHSG Rabu 12 Agustus sore ditutup jeblok 143,10 poin atau setara 3,1 persen ke posisi 4.479. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 ambles 28,79 poin ke 752 dan indeks JII melemah 22,43 poin ke 585. Sore ini, sektor perkebunan menjadi sektor yang terhantam paling tinggi sebesar 84,5 poin. Disusul sektor konsumer, sektor manufaktur, serta sektor infrastruktur.

Transaksi volume perdagangan sore ini ditutup sebesar 3,8 miliar lembar saham senilai Rp4,6 triliun. Sebanyak 37 saham menguat, 278 saham melemah, 67 saham terpantau stagnan, dan 175 saham tidak diperdagangkan. (rez)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.