Minggu, 19 September 21

Reshuffle Harus, Jokowi Diminta Tidak Perlu Takut

Reshuffle Harus, Jokowi Diminta Tidak Perlu Takut

Jakarta, Obsessionnews – Desakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet begitu menguat di akhir bulan ini. Keputusan tersebut harus segera dilakukan mengingat kinerja para Menteri Kabinet Kerja selama delapan bulan pemerintahan berjalan belum maksimal.

“Tinggal bagaimana fokus-fokus menteri mana saja yang mesti direshuffle saya kira itu yang menjadi kewenangan Presiden Jokowi dan Wapres JK,” ujar Penggagas Suara Hati Rakyat Ilham Ilyas di Jakarta, Senin (29/6/2015).

Presiden diminta tidak perlu khawatir dengan tekanan partai politik. Demi menyelamatkan Indonesia dari ancaman keterpurukan ekonomi presiden harus memilih menteri berdasarkan pada kemampuan dan semangat kerja bukan mengakomodir kepentingan bagi-bagi kekuasaan.

“Jokowi pasti akan memilih menteri-menteri yang mampu pada tugasnya masing-masing, pa Jokowi serahkan (pilih) kepada ahlinya agar bangsa ini lebih kuat, pasti dan bisa lebih mandiri,” katanya.

Ilham mengatakan keputusan presiden Jokowi untuk melakukan reshuffle kabinet pasti akan mendapat dukungan kuat dari masyarakat. Karena ia yakin saat ini masyarakat ingin adanya perubahan setelah peralihan pemerintahan baru dari SBY ke Jokowi.

“Reshuffle adalah hak prerogatif presiden, apapun masalahnya, dan seluruh rakyat Indonesia harus mendukung karena presiden adalah simbol negara RI, saya sebagai penggaggas SHR menyarankan Jokowi untuk menggunakan energi kebenaran hati dalam melaksanakan reshuffle,” lanjut dia.

Jika diminta presiden, Ilham siap memberi masukan nama-nama tokoh pemuda dan profesional untuk masuk dalam Kabinet Kerja. Orang-orang yang dia pilih tersebut diyakini memiliki track record yang sudah teruji dan siap bekerja mengawal hingga pemerintahan ini berjalan sukses.

“Ada evaluasi khusus, kalau perlu kita siap. Saya selaku konsultan Forum Doktor Muda Indonesia siap memberikan orang-orang yang terbaik untuk negara, yang mau berjuang atas nama rakyat, bukan atas nama partai atau kepentingan kelompok tententu,” tutur pria asal Sulawesi ini. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.