Rabu, 20 Maret 19

Remigo Menambah Panjang Daftar Kepala Daerah yang Ditangkap KPK

Remigo Menambah Panjang Daftar Kepala Daerah yang Ditangkap KPK
* Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Remigo Yolanda Berutu (kedua kiri), saat tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Minggu (18/11/2018). Remigo terkena operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan penerimaan suap proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pakpak Bharat. (Foto: Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jakarta, Obsessionnews.com – Remigo Yolanda Berutu menambah panjang daftar kepala daerah yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara, ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah diduga menerima uang suap mencapai Rp 550 juta dari kontraktor. KPK menduga uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi Remigo.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, uang tersebut salah satunya diduga untuk mengamankan perkara hukum yang menjerat istri Remigo yang saat ini tengah ditangani penegak hukum di Kota Medan. Namun, Agus tidak menjelaskan lebih rinci terkait hal tersebut.

“Sedang kami pelajari kasusnya apa, sedang ditangani oleh penegak hukum siapa, ini sedang kami dalami,” ujar Agus dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (18/11/2018).

Remigo diduga menerima suap Rp 550 juta dari para kontraktor yang sedang mengerjakan proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pakpak Bharat.

Uang tersebut diserahkan dalam tiga kali pemberian selama dua hari masing-masing senilai Rp 150 juta, Rp 250 juta, dan Rp 150 juta. 

Pada pemberian ketiga, tim KPK berhasil menggagalkannya melalui operasi tangkap tangan (OTT) di kediaman Remigo. Dalam operasi tersebut, tim menangkap Remigo dan Plt Kadis PUPR Kabupaten Pakpak Bharat David Anderson Karosekali dan mengamankan uang tunai Rp 150 juta. 

KPK menduga uang suap tersebut diberikan melalui David dan pihak swasta bernama Hendriko Sembiring.

Ketiga orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Berita tentang Remigo Yolanda Berutu menjadi trending topic di mesin pencari Google. Berdasarkan pantauan obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Senin (19/11) pukul 9.18 WIB kata kunci Remigo Yolanda Berutu ditelusuri lebih dari 10.000 kali. 

Sebelumnya KPK telah menangkap Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra, Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Wali Kota Pasuruan Setiyono, Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan, Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap, Bupati Bener Meriah Ahmadi, dan lain-lain. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.