Rabu, 20 Oktober 21

Rekrut Messi, PSG Malah ‘Ambyar’

Rekrut Messi, PSG Malah ‘Ambyar’
* Messi mandul di partai pembuka Liga Champions. (Getty/Goal)

Michael Owen mengisyaratkan bahwa kehadiran Lionel Messi tidak membuat Paris Saint-Germain (PSG) semakin kuat setelah La Pulga mandul di partai pembuka Liga Champions mereka.

Memamerkan trio baru di malam pembuka Liga Champions, Les Parisiens malah bermain memble.

Messi, yang melengkapi trio bersama Neymar dan Kylian Mbappe, diharapkan mampu merintis kesuksesan Eropa bagi PSG.

Tapi di debut UCL-nya bagi Les Parisiens, pemain 34 tahun itu justru tak bisa mereplikasi level tertingginya, dan PSG harus rela diimbangi 1-1 oleh Club Brugge, Kamis (16/9/2021) dini hari WIB.

Bicara setelah pertandingan, Owen mengklaim meski penyerang PSG hebat secara individu, sebagai trio mereka malah makin lemah.

Ia berkata kepada BT Sport: “Sekagum-kagumnya kita pada mereka, tim PSG ini dengan para penyerangnya, mereka semua pemain fenomenal sendiri-sendiri.”

“Tetapi bertiga, bagi saya, mereka jadi lebih lemah dan saya tak habis pikir mengapa mereka diunggulkan [juara Liga Champions].”

“Menurut saya tim Inggris (Chelsea, Liverpool, Manchester City, dan Manchester United) jauh lebih superior.”

Mantan rekan Owen di United, Rio Ferdinand, berbeda pandangan, dengan berkata: “Jika yang di belakang mereka tepat, jika bisa meracik [Marco] Verratti, [Idrissa] Gueye, [Gini] WIjnaldum dengan tepat, Anda punya fisik, Anda punya pemain yang bisa menyalurkan bola di lapangan ke pemain di depan yang punya daya rusak.”

“Ya Anda memang harus meminta mereka bekerja sesekali, tetapi saya sudah melihat Neymar melakukannya. Mbappe cukup muda untuk bisa melakukannya, ia harus bisa.”

“Itu tugas [Mauricio] Pochettino, tuntutlah para pemain. Itu yang membedakan manajer bagus dengan manajer hebat. Mampukah Anda membuat pasukan yang dianggap tidak padu oleh orang-orang menjadi padu?”

Ferdinand melanjutkan: “Mereka terlalu sering kurang bekerja keras. Kita menyaksikan mereka di Anfield, cuma jalan-jalan. Itu masalahnya.”

“Dengan kedatangan Messi, saya membayangkan Mbappe akan merasa ‘saya harus unjuk kebolehan di depan Messi’. Neymar, saat bermain di Barcelona bersama Messi, adalah pelari tanpa bola yang fenomenal.”

“Anda ingin mereka bisa kembali ke level mereka. Jika bisa, lawan-lawan mereka akan kesulitan. Jika bisa.”

Antiklimaks
Trisula mematikan Messi, Neymar, dan Mbappe tak mampu mempersembahkan kemenangan bagi Les Parisiens

Mauricio Pochettino pun menuntut agar Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe lebih produktif setelah debut trisula maut itu antiklimaks gara-gara ditahan imbang 1-1 oleh Club Brugge, Kamis (16/9) dini hari WIB.

PSG digadang-gadang sebagai unggulan utama peraih Liga Champions Eropa musim ini, tetapi tak bisa mendapatkan poin penuh di partai pembuka Grup A.

Gol pembuka Ander Herrera disamakan oleh Hans Vanaken di babak pertama, dan lini depan yang diisi salah tiga pemain terbaik di dunia tak mampu mengembalikan keunggulan PSG.

“Kami tahu kami harus lebih baik. Bukan itu masalahnya bagi saya,” ujar bos PSG kepada wartawan pasca pertandingan.

“Saya senang dengan usaha bertahan para penyerang. Tetapi kami harus lebih kuat di sektor lain. [Kami] harus bisa bersaing, bisa mengenal satu sama lain, memahami satu sama lain, bermain bersama untuk sukses tetapi bukan itu yang jadi masalah.”

“Kami tidak cukup kuat di pertandingan Liga Champions. Kami tak puas dengan hasil dan penampilannya, kami tahu kami bisa lebih baik.”

“Kami punya pemain-pemain yang amat kuat, kini kami harus menemukan keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Kami butuh waktu.”

Ditanya soal kurang padunya trisula yang pertama kali start bersama, Pochettino menambahkan: “Kami butuh waktu agar mereka bisa saling memahami. Itu sudah jelas dan sudah kami katakan belakangan ini. Kami masih harus membangun tim.”

Di partai Liga Champions selanjutnya, PSG harus menghadapi finalis tahun lalu, Manchester City, setelah pasukan Pep Guardiola nyaman di puncak Grup A berkat mengentaskan RB Leipzig 6-3.

Raksasa Ligue 1 itu harus bisa lebih baik di Parc des Princes jika ingin menyaingi sang kampiun Liga Primer Inggris. (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.