Kamis, 17 Oktober 19

Rekomendasi Multaqo Ulama, Ajak Masyarakat Bangun Bangsa Sejalan dengan NKRI

Rekomendasi Multaqo Ulama, Ajak Masyarakat Bangun Bangsa Sejalan dengan NKRI
* Para ulama yang menghadiri acara Multaqo ini digelar di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Jumat (3/5/2019). (foto: Istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Selama proses jalannya Pemilu 2019 masyarakat Indonesia disibukan oleh pilihan calon presidennya masing-masing. Bahkan sampai ada gesekan yang diduga dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Untuk menyikapi situasi dan kondisi bangsa agar tetap terjaga stabilitas keamanan dan ukhuwah islamiyah, para ulama, habaib dan cendekiawan muslim Forum Multaqo (kesepakatan).

Acara Multaqo ini digelar di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Hadir juga Ketua Majelis Munajat Indonesia Berkah Ustadz Usamah Hisyam yang juga dikenal sebagai Ketua umum PP Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi).

Ada delapan rekomendasi yang disepakati oleh para ulama, habaib dan cendekiawan muslim ini. Dua diantaranya, menyepakati untuk membangun bangsa yang sejalan dengan NKRI.

Kami menegaskan kembali kesepakatan para pendiri bangsa yang di dalamnya alim ulama terkemuka bahwa untuk bangunan kenegaraan yang sejalan dengan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin di Indonesia adalah NKRI, UUD yang sejalan dengan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin, dalam Pancasila kaitan ini kesetiaan pada NKRI, dan Pancasila yang secara nyata berkesesuaian dengan ajaran Islam,” tulis hasil kesepakatan para para ulama, habaib dan cendekiawan muslim dalam acara Multaqo itu.

Selain itu, rekomendasi ini juga mengajak masyarakat untuk menghindari fitnah dan perpecahan di bulan suci ramadan yang akan dilaksanakan pekan depan.

Kami mengajak seluruh umat Islam untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 2019, supaya bersama-sama meningkatkan ukhuwah islamiyah, menjalin silaturahim, menghindari fitnah dan perpecahan, serta saling memaafkan melalui rekonsiliasi di atas. Kita insyaallah akan memasuki bulan suci Ramadhan dalam keadaan damai penuh kesucian dan tanpa permusuhan. Dan kita insyaallah akan mendapatkan ampunan dan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri,” tulisnya lagi dalam rekomendasi Multaqo.

Seperti diketahui, Delapan kesepakatan tersebut ditandatangani sebanyak sembilan tokoh dan alim ulama yakni KH Maimun Zubair, KH Buya Muhtadi, Prof KH Said Aqil Siradj, Prof Nazaruddin Umar, KH Ma’ruf Hidayat, Gus Muwafik, Habib Salim bin Jindan dan KH Anwar Iskandar. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.