Minggu, 23 Januari 22

Referendum Menangkan Warga Catalan, Bagaimana Nasib Barcelona?

Referendum Menangkan Warga Catalan, Bagaimana Nasib Barcelona?
* Proses Referendum warga Catalan.

Obsessionnews.com – Dalam sebuah konferensi pers yang dikutip AFP,  juru bicara pemerintah daerah Jordi Turull mengatakan, 2,02 juta warga Catalan memilih merdeka dari Spanyol. Kemenangan warga Catalan didapat dari proses referendum pada Minggu (1/10//2017).

“Mereka memilih ‘ya’, untuk menjawab pertanyaan ‘apakah Anda ingin Catalonia menjadi negara merdeka dalam bentuk republik?’,” kata Turull.

Diberitakan sebelumnya, proses referendum di Catalonia berlangsung dengan diwarnai aksi keras aparat anti-huru hara. Otoritas keamanan Spanyol menerjunkan pasukan demi menggagalkan upaya pemungutan suara yang bertentangan dengan keputusan pengadilan.

Referendum tersebut dinyatakan ilegal oleh Pengadilan Konstitusi Spanyol, dan ribuan petugas polisi tambahan telah dikirim ke wilayah tersebut. Pemerintah Madrid telah menempatkan aparat kepolisian di Catalonia di bawah kendali pemerintah pusat.

Mengapa Catalan ingin merdeka dan bagaimana nasib tim sepak bola Barcelona sebagai bagian dari jantung ibu kota Catalan?

Catalonia (Catalunya) adalah wilayah di timur laut Spanyol, yang memiliki bahasa dan budayanya sendiri. Wilayah itu menikmati otonomi tingkat tinggi, namun tidak diakui sebagai negara sendiri dalam konstitusi Spanyol. Tekanan untuk melakukan penentuan nasib sendiri meningkat selama lima tahun terakhir.

Bisa dibilang Catalunya adalah jantung industri Spanyol, dengan kekuatan maritim terbesar, dan unggul dalam perdagangan barang jadi seperti tekstil. Saat ini Catalunya berkembang menjadi rumah bagi perusahaan-perusahaan finansial, jasa, dan teknologi.

Dengan menyumbang 18,8 persen GDP Spanyol, Catalunya adalah wilayah paling kaya di negara itu, lebih kaya dari Madrid. Namun, di saat krisis ekonomi menimpa Spanyol, suara kemerdekaan Catalunya semakin nyaring. Warga Catalunya menganggap kekayaan Barcelona disedot oleh wilayah-wilayah Spanyol lainnya yang lebih miskin.

Tidak hanya sejarah, ekonomi, dan politik yang membuat masyarakat Catalunya merasa berbeda dengan Spanyol. Para Catalan juga mengakui selera makanan dan sepakbola mereka tidak sama.

Warga Catalunya sangat bangga akan makanan dan koki mereka, seperti Ferran Adria, dari restoran El Bulli, dan Jordi Cruz, yang memenangkan bintang Michelin pertamanya di usia 25 tahun. Restoran El Celler de Can Roca di Catalunya adalah restoran terbaik pada 2013, dan kedua terbaik pada 2014.

Dalam sepak bola juga demikian. Catalunya punya idola sendiri, yaitu FC Barcelona, sementara warga Spanyol menggandrungi Real Madrid. Kedua tim ini dikenal dengan rival abadi sepanjang masa. Kedua tim sepak bola ini juga mewakili sentimen nasionalisme yang berbeda antara warga Spanyol dan Catalunya. Bagaimana nasib Barcelona bila Catalonia pisah dari Spanyol? (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.