Selasa, 24 November 20

Redam Corona, Seluruh Warga Ibu Kota Filipina Dikarantina

Redam Corona, Seluruh Warga Ibu Kota Filipina Dikarantina
* Rodrigo Duterte

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan penghentian sementara lalu lintas darat, laut dan udara domestik, ke dan dari ibu kota Manila sejak Sabtu (14/3/2020). Bukan hanya itu, bahkan diberlakukan seluruh masyarakat di ibu kota Filipina tersebut dikarantina. Isolasi itu dilakukan untuk meredam penyebaran virus corona.

Rodrigo Duterte Jumat (13/3) mengatakan, upaya tersebut sebagai “lockdown” atau dikunci alias isolasi. Langkah ini, menurutnya, berguna untuk membendung virus corona di negeri tetangga dekat Indonesia itu.

Presiden Filipina ini menghentikan penerbangan dari dan menuju Manila. Selain itu, perjalanan darat dan laut pun ikut dihentikan untuk mengendalikan corona. Pemerintah Filipina pada Jumat (13/3), mencatat ada 53 kasus positif COVID-19, tiga di antara pasien meninggal dunia.

Dikutip dari Reuters, Duterte juga menyetujui resolusi lain soal penanganan wabah. Seperti larangan pertemuan warga dalam skala besar, penutupan sekolah selama satu bulan dan karantina komunitas tertentu di mana kasus ditemukan.

Berdasarkan data Worldometer Jumat (13/3), ada 52 kasus corona di Filipina dengan total korban tewas tiga orang. Sementara pasien sembuh baru satu kasus.

Secara global, total kasus adalah 134.448. Dengan angka kematian 4.970 dan 68.915 orang sembuh.

Negara dengan kasus terbanyak antara lain, China (80.796), Italia (15.113), Iran (10.075), Korsel (7.869), dan Spanyol (3.146). (*/Reuter/CNBC)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.