Jumat, 22 Oktober 21

Reckitt Benckiser Kampanye Cuci Tangan Anak Usia Dini

Reckitt Benckiser Kampanye Cuci Tangan Anak Usia Dini

Jakarta, Obsessionnews.com –Perusahaan global terkemuka dalam bidang kesehatan dan kebersihan, Reckitt Benckiser (RB), bekerja sama dengan Yayasan Sayangi Tunas Cilik (Save the Children) menyelenggarakan kampanye Give Life a Hand: Letter for Life. Kegiatan ini  dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia 2017 atau Global Hand Washing Day 2017.

Melalui kampanye tersebut, RB mengajak anak-anak di seluruh Indonesia untuk menyebarkan pesan akan pentingnya mencuci tangan dengan sabun. Dengan cara membuat sabun dalam kertas surat. Lalu menuliskan ajakan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun. Kemudian mengirimkannya kepada anak-anak lain di seluruh Indonesia yang tidak memiliki akses terhadap fasilitas cuci tangan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat.

Kampanye ini merupakan salah satu program edukasi akan pentingnya cuci tangan dengan sabun yang menyasar anak-anak usia dini. Program edukasi yang berada dalam naungan misi hidup sehat bersama Dettol ini mengajak seluruh masyarakat, khususnya anak. Dengan berikrar menjaga kesehatan dan kebersihan, dimulai dari mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas.

“Kami percaya akan pentingnya menanamkan perubahan perilaku sehat pada usia dini. Sebuah tindakan sederhana, mencuci tangan dengan sabun, dapat mencegah penyakit dan kematian. Hari cuci tangan sedunia merupakan kesempatan bagi kami untuk menggelar sebuah acara yang dapat memberikan dampak positif, dan mengubah gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat dan higienis,” ucap Steven Debrabandere, General Manager Reckitt Benckiser Indonesia dalam keterangan pers yang diterima Obsessionnews.com, Minggu (15/10/2017).

Data UNICEF yang tertuang dalam Prelimenary DRAFT Baseline Household Knowledge, Attitudes and Practices (KAP) of Sanitation and Hand Washing Practices Survey Results 2014 mengungkapkan bahwa 75,5% masyarakat Indonesia tidak mencuci tangan karena menganggap tangan mereka bersih.

Sementara Selina Sumbung, Ketua Pengurus Yayasan Sayangi Tunas Cilik menyambut baik program RB ini dan berharap tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang meninggal akibat mengabaikan hidup bersih.

“Kami ingin, tidak ada seorang anakpun meninggal karena sebab yang bisa dicegah. Untuk itu, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan sangat diperlukan. Karenanya, kami menyambut baik kerjasama ini dan mengapresiasi langkah RB untuk turut berperan serta dalam membangun Indonesia yang lebih baik lagi, khususnya dalam membangun perilaku hidup sehat, membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun,” ucap Selina. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.