Menyusuri Dunia Musik dari Masa ke Masa di Museum Musik Dunia Jatim Park 3

Menyusuri Dunia Musik dari Masa ke Masa di Museum Musik Dunia Jatim Park 3
Beragam alat musik klasik yang berada di lantai 3 Museum Musik Dunia Jatim Park 3

Obsessionnews.com — Bagi penikmat seni khususnya seni musik, Museum Musik Dunia yang berada di Jatim Park 3 pastinya akan menjadi tempat wisata yang menyenangkan. Ya, berwisata ke museum tak lagi terkesan kuno dan hanya menjadi tempat menelisik sejarah. Namun lebih dari itu, di tempat ini, tak hanya menyuguhkan sejarah musik dunia, tapi juga menjadi tempat yang menyenangkan, menghibur serta mengedukasi akan sejarah musik dunia.

Pertama kali melangkah memasuki museum musik ini, pengunjung akan terkesan pada set drum legendaris milik musisi asal Amerika Serikat, Terry Bozzio yang berada di lantai 1 area galeri musik dunia. Konon ini merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia dan kedua se Asia. Kemudian masih di lantai 1 juga tersedia beragam alat musik dunia yang memukau pengunjung.

Kemudian di lantai dua, pengunjung bisa berpoto bersama patung lilin replika musisi legendaris dunia dan Indonesia dari berbagai genre. Seperti ada patung Michael Jackson, Madonna, Justin Bieber, Taylor Swift, Lady Gaga, Adele, Celine Dion, The Beatles, Elvis Presley, dan masih banyak lagi. Selain itu, masih di lantai 2, terdapat satu area khusus yang memajang gitar bersejarah milik musisi legendaris Indonesia. Salah satunya adalah gitar milik Eross Sheila on 7 saat awal merintis karier musiknya. Selain gitar, ada juga berbagai koleksi kostum hingga benda kenangan lainnya dari musisi papan atas, seperti God Bless dan Koes Plus.

Masih di lantai dua, lanjut ke area Vinyl Experience yang akan menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Di tempat ini, para pengunjung dapat menikmati sensasi mendengarkan musik klasik menggunakan turntable dan piringan hitam original era 1940 hingga 1960-an. Menariknya, pengunjung dapat memilih lagu dari ratusan koleksi vinyl lawas yang tersedia. Tak hanya menjadi tempat nostalgia bagi penikmat musik lawas, tempat ini juga menjadi perhatian para pelajar dan wisatawan muda.

Setelah itu lanjutkan perjalanan ke lantai tiga yang memajang berbagai alat musik klasik. Di sini, pengunjung akan terpukau dengan beragam koleksi alat musik klasik yang mungkin selama ini belum pernah melihat langsung wujud benda-benda tersebut. Beragam alat musik klasik terpampang rapih, antara lain, polyphone 1857, sebuah alat musik mekanik klasik asal Prancis berusia lebih dari satu abad yang konon menjadi cikal bakal pemutar musik.

Kemudian ada pula berbagai koleksi grand piano dan piano klasik, yang beberapa diantaranya bisa dimainkan atau dicoba langsung oleh pengunjung. Pipe organ, sebuah alat musik gereja kuno yang sangat langka dengan berat mencapai 2 ton, ini mampu memukau pengunjung. Music box, koleksi kotak music mekanik bersejarah, fonograf dan gramofon, sebuat perangkat pemutar musik antik dengan corong suara dari era awal rekaman cakram logam. Selain itu, tentunya ada juga alat musik mekanis lainnya, seperti, leludio organ, orgue de barbarie, hingga decap asal Belgia. 

Berkunjung ke Museum Musik Dunia, wisatawan tak hanya disuguhkan wisata sejarah musik. Namun lebih dari itu, selain rekreasi dan hiburan khususnya bagi penikmat musik, tempat ini juga menjadi sarana edukasi. Dengan mengunjungi tempat ini, wisatawan menjadi mengetahui bahwa musik telah menjadi bagian penting dari kebudayaan dan kehidupan manusia dari masa ke masa. Musik dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan, menyampaikan perasaan, dan cerita kepada orang lain. (Red)