Wanti-wanti Mahasiswa Tak Mudah Terhasut, Prabowo Suarakan Indonesia Cerah

Obsessionnews.com — Presiden RI Prabowo Subianto menyuarakan Indonesia cerah, dan menegaskan komitmen pemerintah dalam mengelola negara dengan baik. Namun, dirinya mewanti-wanti agar mahasiswa tak mudah terhasut.
Hal ini Prabowo sampaikan ketika menghadiri acara “Peluncuran Mekanisme Baru Penyaluran Tunjangan Guru ASN Daerah” di Plaza Insan Berprestasi, Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (13/3).
Baca Juga:
Prabowo Umumkan Penyaluran Tunjangan Guru Langsung ke Rekening
Prabowo menegaskan bahwa kondisi Indonesia cerah dan akan dikelola dengan lebih baik lagi. Untuk itu, ia meminta kepada Menteri Pendidikan agar dapat membina kampus-kampus agar para mahasiswa tidak mudah terprovokasi dengan isu yang tidak benar.
“Indonesia cerah dan kita akan kelola dengan baik, Binalah kampus-kampus kita supaya benar-benar mengabdi kepada rakyat. Waspada, jangan sampai mahasiswa kita dihasut,” ujar Prabowo.
Baca Juga:
Protes Kebijakan Prabowo, Mahasiswa Dengungkan Tagar Indonesia Gelap
“Setapak demi setapak, kita mohon beri kesempatan, kami kerja siang malam, tidak ada Sabtu Minggu dengan tujuan ingin meningkatkan penghasilan rakyat Indonesia, menghilangkan kelaparan, dan kemiskinan,” ujar Prabowo.
Prabowo memiliki tekad bahwa anak-anak dari keluarga tidak mampu di Indonesia harus keluar dari kemiskinan.
“Anak orang miskin, tidak boleh miskin. Dia harus bangkit dan dia yang bantu orang tuanya nanti. Kita punya strateginya. Contoh, petani kita bertahun-tahun mengeluh tadinya pupuk subsidi sampai ke petani kalau tidak salah ada 145 regulasi, habis itu tanda tangan gubernur, kemudian 500 kepala daerah," tuturnya.
"Sekarang kita potong dari pabrik langsung ke kelompok petani, nggak ada lagi muter-muter sampai nggak jelas ujungnya di mana,” tambah Prabowo.
Prabowo juga memberi peringatan kepada seluruh pihak agar tidak ada oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang memungut potongan dari yang seharusnya diberikan kepada masyararakat berhak menerima.
“Kita bertekad jangan macam-macam padahal alasannya itu untuk di sini mungut, di sini mungut, di sini mungut, akhirnya sampai ke petani, petaninya teriak,” kata Prabowo. (Erwin)





























