Pelatih Dortmund Pilih Tidak Berlatih di Madrid

Pelatih Dortmund Pilih Tidak Berlatih di Madrid
Skuad Klub Borussia Dortmund. (Instagram @marcinho11)

Obsessionnews.com – Klub ikonik Borussia Dortmund yang di jadwalkan akan menjalankan kompetisi Liga Champions UEFA dikabarkan tidak melangsungkan sesi latihan menjelang pertandingan.

Menurut sejumlah laporan, tim Black Yellow tidak menggelar sesi latihan yang seharusnya dilaksanakan di lokasi kandang dari klub yang akan dihadapinya, Real Madrid, dalam pertandingan ketiga Liga Champions UEFA.

Sang pelatih kepala Nuri Sahin memutuskan untuk mengadakan sesi latihan di markas mereka sendiri, kemudian dilanjutkan menjalankan penerbangan menuju ke Madrid.

Dilansir situs resmi Borussia Dortmund, 21 oktober 2024, BVB menjelaskan dasar dari keputusan tersebut, “Borussia Dortmund biasanya menggelar sesi latihan terakhir sebelum pertandingan tandang di Liga Champions UEFA di stadion lawan. Namun, ada pengecualian sebelum pertandingan melawan Real Madrid pada Selasa malam, karena para pemain tim utama berlatih di lapangan kandang mereka.”

“Sesi latihan terakhir pada Senin pagi adalah satu-satunya sesi sebelum pertandingan Liga Champions dan setelah kemenangan Bundesliga atas FC St. Pauli. Sabtu adalah hari rehabilitasi, sedangkan Minggu adalah hari libur bagi tim utama. Lapangan latihan Hohenbuschei di Dortmund-Brackel dianggap sebagai tempat yang lebih baik untuk sesi latihan tanpa gangguan daripada Estadio Santiago Bernabeu di Madrid,” tambahnya.

Dilansir NDTV, 22 Oktober 2024, dalam konferensi pers pelatih asal Turki berusia 36 tahun itu mengatakan, bahwa timnya tidak hanya berfokus dalam membendung pergerakan dari Kylian Mbappe dan Vinicius Junior.

“Kami butuh mentalitas kuat, permainan harus berjalan sesuai keinginan kami agar bisa bertahan di sini. Itu hanya mungkin (untuk berhasil) sebagai sebuah kolektif,” imbuh Nuri Sahin.

“Bukan hanya melawan kedua pemain ini, tetapi melawan semua pemain Real. Tentu saja, setiap pelatih memikirkan (rencana) dan para pemain tahu apa yang harus dilakukan, tetapi kami juga ingin menjadi berani,” sambungnya. (Amir Sofyan Satria Putra)