Jelang Lengser, Wapres Ma’ruf Amin: Saya Tak Mau Dipoles-poles

Jelang Lengser, Wapres Ma’ruf Amin: Saya Tak Mau Dipoles-poles
* Wapres Ma'ruf Amin. (Antara)

Obsessionnews.com – Wapres Ma’ruf Amin ingin dikenal sebagai sosok yang apa adanya. Tak mau dipoles-poles atau dicitrakan positif. Dia merasa selalu nyaman tampil apa adanya selama menjabat wapres.

Pernyataan tersebut disampaikan Ma’ruf dalam acara silaturahim dan perpisahan Wapres beserta istri Wury Ma’ruf Amin dengan keluarga besar Sekretariat Wapres (Setwapres) di Auditorium Istana Wapres, Jakarta, Kamis (17/10).

Baca juga: Wapres Sebut Kabinet Gemuk Prabowo Politik Akomodasi

“Saya tidak ingin dilebih-lebihkan, apa adanya saja. Saya tidak perlu harus dipoles-poles, tidak perlu. Apa adanya saja,” kata Ma’ruf.

Menurutnya, tampil jujur dan apa adanya merupakan amalan baik. Dalam agama hal itu juga dianjurkan.

“Kalau orang bilang itu harus di-personal branding, saya kira tidak perlu, buat saya apa adanya saja itu lebih enak. Kalau bahasa agama tidak perlu membuat kebohongan-kebohongan. Tidak ada yang lebih zalim daripada suatu yang membuat kebohongan kepada Allah, Jadi tidak perlu,” ucapnya.

Baca juga: Wapres Ma’ruf Amin Beri Arahan Strategis Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah

Dalam kesempatan itu, Wapres juga menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh pegawai Setwapres. “Saya kira sekali lagi menyampaikan terima kasih dan mohon maaf apabila banyak hal yang saya tidak bisa memberikan dalam kepemimpinan saya yang terbaik, terbatas sesuai dengan kemampuan yang Allah berikan kepada saya, itu yang saya bisa kerjakan,” tuturnya.

Sebelumnya, Wapres Ma’ruf mengaku ingin mengurus pesantren dan membesarkan PKB selepas purnatugas sebagai wapres. “Saya pertama akan kembali ke habitat saya, pesantren,” kata dia di Depok, Rabu (16/10).

Ma’ruf yang menjabat Ketua Dewan Syuro PKB juga merasa berkewajiban membangun partai.

“Yang kedua ada tugas baru saya, saya Ketua Dewan Syuro PKB. Jadi, saya bagaimana membangun partai PKB ke depan,” tuturnya. (Antara/Erwin)