Isu Dugaan Perselingkuhan Bupati Katingan Viral di Medsos

Jakarta, Obsessionnews.com– Semakin tinggi pohon, maka akan semakin angin kencang menerpanya. Peribahasa ini bermakna semakin tinggi jabatan seseorang, maka ia makin banyak menghadapi ujian. Tidak sedikit citra pejabat tercoreng karena tidak tahan menghadapi berbagai godaan, antara lain godaan asmara. Salah seorang pejabat yang diduga melakukan permainan cinta dengan istri orang lain adalah Bupati Katingan, Kalimantan Tengah (Kaltim), Ahmad Yantenglie. Isu dugaan perselingkuhan Yantenglie dengan Farida Yeni, karyawan bagian farmasi RSUD Mas Amsyar, tersebut, menjadi viral di media sosial (medsos). https://www.youtube.com/watch?v=iaqmM4D_JQM Berita tentang dugaan perselingkuhan Yantenglie dengan istri polisi itu menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pengamatan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia, Jumat (6/1/2017), hingga pukul 14.30 WIB, berita tersebut dicari lebih dari 50.000 kali. Farida adalah istri Aipda Sulis, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Katingan Hilir. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan pada Kamis (5/1) Sulis baru pulang dari Sampit dan tidak dapat masuk ke dalam rumahnya. Pintu rumah terkunci, dan kuncinya dibawa Farida. Karena alasan dinas malam kemudian Sulis mencari Farida ke Rumah Sakit Mas Amsyar Kasongan, tetapi Farida tidak ada di tempat. Sulis kemudian mencari Farida ke Jalan Nangka. Setibanya di Jalan Nangka, Sulis melihat tas dan rokok milik Farida di sebuah rumah. Melihat hal tersebut Sulis langsung mendobrak pintu depan rumah, kemudian memeriksa ke kamar. Dan Sulis terperanjat. Di kamar itu ia menemukan Farida sedang tertidur dengan Bupati Katingan tanpa busana. Sulis kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Katingan Hilir pada Kamis dini hari. Polisi lalu menyelidiki dan memeriksa Yatenglie sebagai terlapor. Kapolres Katingan Hilir, AKBP Tato Pamungkas, mengatakan, pihaknya terus melakukan penyidikan terkait dugaan perselingkuhan itu. Polisi tidak akan menahan Yatenglie. "Karena ini kasus perzinahan, maka tidak dilakukan penahanan. Kami hanya akan melimpahkan berkas pemerikasaanya ke Polda Kalteng," ujar Tato kepada wartawan, Kamis (5/1). (arh)Sumber 1Sumber 2Sumber 3





























