Charles Macintosh, Pertama Kali di Balik Penciptaan Jas Hujan

Charles Macintosh, Pertama Kali di Balik Penciptaan Jas Hujan
Jakarta, Obsessionnews.com – Jas hujan merupakan pakaian yang sangat penting bagi masyarakat dunia ketika datangnya musim hujan. Pakaian tahan air yang dipakai untuk melindungi diri dari hujan meminimalkan masuknya air ke tubuh. Kini berbagai model dan warna dibuat sedemikian rupa agar pengguna merasa nyaman. Kebanyakan jas hujan dibuat dengan warna terang untuk memudahkan pemakainya terlihat saat hujan lebat ketika jarak penglihatan berkurang. Namun, tahukah anda siapa yang pertama kali menciptakan jas hujan ini? Namanya Charles Macintosh, seorang kimiawan yang tinggal di Skotlandia. Sebelumnya pada tahun 1824 keadaan masih sulit untuk melindungi tubuh dari derasnya hujan, kecuali menggunakan payung. Meskipun menggunakan payung, seperti dilansir laman telegraph, tetap saja kebanyakan masyarakat jika hendak keluar memiliki resiko serius yakni basah kuyup. Di era tersebut orang menyiasatinya dengan pakaian kedap air yang diminyaki, belum lagi berbau busuk dan berat. Hingga akhirnya Charles Macintosh menemukan bahan tahan air, jas hujan nan modern. Tak heran, Macintosh kelahiran pada 250 tahun yang silam, Kamis (29/12/2016) dirayakan oleh Google Doodle, yang menampilkan butiran hujan memantul ke arahnya. Pembuatan jas hujan berawal dari keluarga Charles Macintosh pindah ke Glasgow, Inggris, ketika ia berumur 11 tahun. Ayahnya mendirikan pabrik. Macintosh muda turut menjadi pegawai di perusahaan keluarga itu. Macintosh bereksperimen dengan berbagai bahan kimia dan menemukan cairan produk dari ter yang mampu melarutkan India Rubber (karet). Dengan mengapit lapisan antara dua potong kain, Macintosh mampu menciptakan kain itu yang akan melindungi pemakainya dari air. Pada tahun 1823, Macintosh dianugerahi sebagai hak paten pada kain tahan air. Ia menyatakan,  dia telah menyalin metode dari James Syme, seorang ahli bedah Skotlandia. (Popi Rahim)