Polda Kirim Tim Trauma Healing, Rawat Korban Selamat Pembunuhan Pulomas

Polda Kirim Tim Trauma Healing, Rawat Korban Selamat Pembunuhan Pulomas
Jakarta, Obsessionnews.com - Polda Metro Jaya kirim tim trauma healing ke Rumah Sakit Kartika untuk merawat korban selamat atas tragedi perampok dengan disertai pembunuhan di rumah mewah di Jalan Pulomas Utara, Nomor 7A, Jakarta Timur pada Senin (26/12) lalu. Nantinya, tim trauma healing dari Polda Metro Jaya akan bekerja sama dengan tim RS Kartika. Diharapkan, korban selamat yang merupakan saksi kunci ini segera pulih. Sehingga penyidik bisa menggali keterangan dari mereka. "Jadi nanti pasien-pasien yang trauma ini biar normal lagi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (29/12/2016). Sejauh ini, polisi belum berhasil menggali keterangan lebih dalam dari korban selamat ini. Karena itu, polisi berkesimpulan sementara aksi kejahatan ini murni perampokan. "Kita belum menyentuh keluarga korban karena dalam kondisi berduka, begitu kita harus melihat bagaimana kondisinya," kata Argo. Seperti diketahui, 11 orang disekap di dalam kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter tanpa ventilasi selama 17 jam di sebuah rumah mewah di Jalan Pulomas Utara, Nomor 7A, Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa kemarin. Enam orang tewas dan lima luka-luka dalam peristiwa ini. Enam korban tewas yakni pemilik rumah Dodi Triono (59) serta dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir bernama Yanto dan Tasrok. Sementara lima korban selamat yakni, anak korban bernama Zanette Kalila Azaria (13), serta empat asisten rumah tangga bernama Emi (41), Fitriani (23), Santi (22), dan Windy (23). Kelima korban selamat masih menjalani perawatan di rumah sakit. (Purnomo)