Swiss-Belhotel Didesain Seni Dibuka di Yogyakarta

Swiss-Belhotel Didesain Seni Dibuka di Yogyakarta
Yogyakarta - Swiss-Belhotel International  mengumumkan pembukaan Hotel ke-2 di kota warisan budaya, Yogyakarta, pada 9 Desember 2016. Terletak di pusat bisnis dan tempat pariwisata, berjarak hanya beberapa menit berkendara ke Jalan Malioboro, Stasiun Tugu dan Bandara Internasional Adi Sucipto. Swiss-Belhotel Yogyakarta didesain sedemikian rupa untuk menjadi pilihan yang ideal bagi pelaku bisnis maupun para wisatawan yang berlibur ke Yogyakarta yang juga dikenal sebagai salah satu kota tertua dan kota teramai di tanah Jawa yang banyak memiliki situs budaya dan sejarah. Acara peresmian dimulai dengan upacara dan sambutan dan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Dedik Abdillah - General Manager Swiss-Belhotel Yogyakarta, Matthew Faull- Executive Director Swiss-Belhotel International, Mr. Emmanuel Guillard – Senior Vice President of Operations & Development Swiss-Belhotel International, perwakilan PT. Matratama Graha Mulia yang diwakili oleh Tjhin Cong Giong dan Tjhin Cong Jen dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara kemudian dilanjutkan dengan jumpa pers bersama wartawan. Dalam jumpa pers ini disampaikan bahwa dengan keberadaan Swiss-Belhotel di Yogyakarta, diharapkan agar persaingan hotel tetap sehat dan segmentasi pasar Swiss-Belhotel Yogyakarta yang masuk dalam kategori hotel bintang empat menjadi warna baru sekaligus pilihan baru bagi para wisatawan. Swiss-Belhotel Yogyakarta sendiri memiliki kombinasi desain seni, sejarah dan kontemporer, hotel ini juga menerapkan budaya lokal dalam aspek operasionalnya. Wartawan diajak berkeliling hotel untuk melihat semua fasilitas yang dimiliki Swiss-Belhotel Yogyakarta. Terlebih keunikan yang dimiliki adalah adanya air terjun di lantai 5 ke 3, dan Kahyangan Lounge yang berada tepat di atas air terjun yang bernama Segaran Waterfall. Sebagai penutup acara, General Manager Swiss-Belhotel Yogyakarta - Dedik Abdillah, mengundang semua Eksekutif untuk menikmati indahnya Yogyakarta dengan menggunakan Delman menuju Titik ‘0’ Yogyakarta dan kembali untuk makan siang di Swiss-Café. "Swiss-Belhotel Yogyakarta nantinya akan menjadi salah satu ciri khas kota. Hotel ini tidak hanya dilengkapi dengan fasilitas dan pelayanan yang berstandar internasional, tetapi juga menggabungkan keramahan budaya Jawa dalam pelayanannya dengan akomodasi yang mewah untuk memastikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pelaku bisnis maupun wisatawan. Selain itu, Swiss-Belhotel International melalui filosofinya Passion and Professionalism, merupakan jaminan atas keramahtamahan dan pelayanan terbaik kepada setiap tamunya," kata Chairman and President Swiss-Belhotel International, Gavin M Faull. Hotel ini menyediakan 121 kamar dengan desain yang elegan, menyuguhkan suasana hangat dan nyaman, dimana tamu tetap dapat menikmati akses internet secara gratis. Selain itu, para tamu juga dapat menikmati fasilitas lainnya yang ada di hotel seperti;Gendis Bar, Kayangan Lounge, Chadis Rooftop and Pool Bar, kolam renang serta fasilitas spa dan pijat. Makan pagi prasmanan dan aneka menu masakan lokal hingga internasional tersedia sepanjang hari di Swiss-Café. Untuk pertemuan perusahaan atau pertemuan sosial dalam skala yang lebih kecil, hotel menyediakan delapan ruang pertemuan yang dirancang dengan baik sehingga dapat menampung hingga 200 tamu. (Ali)