Polri Sebut Klakson 'Telolet' Tak Penuhi Standarisasi

Polri Sebut Klakson 'Telolet' Tak Penuhi Standarisasi
Jakarta, Obsessionnews.com - Klakson 'telolet' yang digunakan bus sekarang jadi viral ternyata tidak memiliki standarisasi. Polri menyebut bunyi klakson kendaraan sudah ada standarisasinya. "Semua kendaraan itu kan ada spesifikasinya dan ada standarisasi. Standarisasi dan spesifikasi itu ditujukan untuk membuat nyaman. bukan hanya ke dia (sopir) saja, tapi orang lain bisa nyaman," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (23/12/2016). Menurut Martinus, klakson berfungsi menyampaikan pesan dan memberikan tanda sehingga pesan dapat diterima baik dan terukur. Namun, yang terjadi pada klakson 'telolet' pesannya melebihi ambang batas dan berlebihan. "Itu bisa ditertibkan, sehingga nanti yang dilakukan Polri akan menghentikan mereka lalu memberi teguran dulu. Nanti kalau masih begitu, baru ditilang," katanya. Dia menilai, aksi masyarakat yang menunggu bus melintas di pinggir jalan sangat berbahaya. Martinus menyarankan, sebaiknya anak-anak yang ingin mendengar bunyi kelakson itu datang ke terminal bus. (Purnomo)