PLBN Terpadu Entikong akan Jadi Pintu Ekspor-impor RI-Malaysia

Sanggau, Obsessionnews.com - Presiden Jokowi meresmikan Kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Entikong di Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Pembangunan PLBN Terpadu Entikong, dilakukan bersama-sama dengan 6 (enam) PLBN Terpadu lainnya. 6 PLBN Terpadu itu, yakni PLBN Terpadu Aruk di Kabupaten Sambas Kalbar, PLBN Terpadu Nanga Badau Kabupaten Kapuas Hulu Kalbar, PLBN Terpadu Mota'ain Kabupaten Belu NTT, PLBN Terpadu Wini Kabupaten Timor Tengah Utara NTT, PLBN Terpadu Motamasin Kabupaten Malaka NTT dan PLBN Skow Kota Jayapura Papua. Presiden Jokowi mengatakan peran PLBN Terpadu Entikong, sebagai pusat kegiatan strategis nasional, akan sangat vital dan strategis sebagai pintu masuk-keluar barang dalam kerangka perdagangan internasional, yakni sebagai pintu ekspor-impor antara Indonesia dan negara tetangga Malaysia. "Kita harus ambil keuntungan sebanyak-banyaknya dengan adanya perbaikan pos di Entikong dan saya lihat, saya meyakini bahwa harga kita lebih kompetitif dari negara lain. Artinya kita bisa lebih ekspor daripada impor," kata Jokowi dalam sambutannya, Rabu (21/12/2016). Presiden Jokowi telah menginstruksikan Menteri Keuangan Sri Mulyani agar di PLBN Terpadu Entikong dibangun kawasan kepabeanan yang khusus dengan sistem kuota. Diharapkan dengan sistem ini dapat mengatasi masalah penyelundupan barang secara ilegal disisi lain, masyarakat perbatasan dapat menjual produk kreatif ke negara tetangga. "Sehingga tidak ada lagi yang namanya selundap-selundup, semuanya resmi unutk negara dapat income, masyarakat juga bisa membawa produk dari Indonesia ke Malaysia secara bebas sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada," jelas Presiden. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan untuk meningkatkan volume ekspor-impor kedua negara, PLBN Terpadu Entikong selanjutnya akan dilengkapi dengan pelabuhan darat atau dry port. Melalui dry port Entikong tersebut, Mendagri berharap akan dapat tercipta aktifitas ekonomi yang terintegrasi dengan Inland Port Tebedu milik Malaysia. Peresmian PLBN Entikong merupakan perwujudan nyata dari upaya pemerintah merespon tuntutan dan kebutuhan pengelolaan perbatasan yang lebih komprehensif, selakigus merealisasikan program nawacita Jokowi-JK, yakni membnngun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam rangka negara kesatuan. "Kita telah berketetapan hati dan berkomitmen kuat untuk mewujudkan paradigma baru dalam pembangunan kawasan perbatasan dengan menjadikan perbatasan negara sebagai halaman depan negara kita," kata Mendagri. (Has)





























