Pesawat Hercules Pernah Tewaskan Presiden Pakistan dan Dubes AS

Pesawat Hercules Pernah Tewaskan Presiden Pakistan dan Dubes AS
Jakarta,  Obsessionnews.com -  Jatuhnya pesawat Hercules C-130HS milik TNI Angkatan Udara (AU) dengan nomor registrasi A-1334 di Papua 18 Desember 2016 menambah daftar panjang kecelakaan pesawat buatan Amerika ini. Meski dibilang cukup tua,  kecelakaan Hercules C-130 terhitung rendah. Angkatan Udara Inggris, Royal Air Force mencatat kalau kecelakaan rata-rata terjadi sekali dalam 250 ribu jam penerbangan dalam 40 tahun terakhir. Namun,  ada insiden penting menyangkut pesawat Hercules yakni tewasnya Presiden Pakistan, Jenderal Zia ul Haq  bersama duta besar AS untuk Pakistan, Arnold Lewis Raphel, dalam penerbangan pada tahun 1988. Pesawat Hercules C-130 yang dioperasikan militer Pakistan mengalami kecelakaan fatal. Pesawat itu dilaporkan menukik tajam lalu berhasil terbang stabil, namun tak bertahan lama akhirnya jatuh di Bahalwalpur, Pakistan. Investigasi gabungan AS-Pakistan, gagal menjelaskan secara definitif penyebab kecelakaan itu. Menurut Kepala ISI Biro Afghanistan, Mohammad Yousaf, kecelakaan itu terjadi karena sabotase. Ia mengaku tak tahu siapa yang bertanggung jawab, namun Yousaf menegaskan Kementerian Luar Negeri AS berperan dalam 'menutupi' kasus ini. Sementara Kementerian Luar Negeri AS justru menuding Rusia ada dibalik jatuhnya pesawat, dan bertanggung jawab atas peristiwa penghancuran gudang senjata yang digunakan CIA dan ISI. Sebab,  insiden ini terjadi pada waktu yang sama. Diketahui Pesawat C-130 Hercules adalah pesawat transportasi militer empat mesin turboprop yang didesain dan diproduksi oleh Lockheed Martin, perusahaan pesawat yang berbasis di Amerika Serikat. Pesawat ini dikenal serba guna. Pernah digunakan untuk kepentingan penelitian ilmiah, misi penyelamatan, serangan udara, pengamatan cuaca, pengisian bahan bakar, patroli maritim dan sebagainya. Banyak satuan militer di seluruh dunia mengandalkannya. (Albar)