Legenda Bulutangkis Mengingat Jasa Soerjadi

Jakarta, Obsessionnews.com- Sejumlah tokoh bulutangkis menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya mantan Ketum PBSI, Soerjadi. Letjen TNI (purn) Soerjadi berpulang pada usia 74. Ketum PBSI periode 1993-1997 itu meninggal karena serangan jantung. Kamis besok, Soerjadi akan diantar menuju peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jaksel. Kabid Humas PBSI Ricky Subagja hari ini mengatakan, semasa menjabat, Soerjadi memiliki kepedulian tinggi pada atletnya. Ricky mengisahkan ketika Soerjadi tidak hadir di markas PBSI, pemain kerap diundang makan di kediamannya. Ricky mengingat, di era Soerjadi, bulutangkis mencapai jaman keemasan. Haryanto Arbi, atlet seangkatan Ricky mengatakan, Soerjadi mampu memotivasi atlet dan paham cara berkomunikasi dengan anak buahnya. Indonesia meraih emas olimpiade Atlanta 1996 melalui Ricky dan Rexy Mainaky. Perak melalui Mia Audina dan 2 perunggu melalui Susi Susanti dan ganda putra, Denny Kantono/Antonius Budi Ariantho. Indonesia meraih Piala Thomas/Uber sebanyak 2 kali dimasa Soerjadi. Pada 1994 di Jakarta dan 1996 di Hongkong. Indonesia juga meraih gelar kejuaraan dunia Birmingham 1996 melalui Joko Suprianto, Susy Susanti dan Ricky/Gunawan. Beberapa gelar lainnya dari kejuaraan dunia 1995 di Lausanne, Swiss, melalui Haryanto Arbi dan Ricky/Rexy. Di All England 1993 sampai 1996, atlet Indonesia mendominasi. Susy, Haryanto Arbi dan Ricky/Rexy mendominasi kejuaraan bergengsi ini. (PBSI) @baronpskd





























