Tuntut Ahok Ditahan, Longmarch Ciamis Sudah Lintasi Bandung

Bandung, Obsessionnews.com - Setelah beristirahat semalam di kantor Perhutani Jabar, Kamis (1/12/2016) para santri dari ponpes Miftahul Huda 2 dan masyarakat Ciamis kembali melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki.
Sekitar 1.500 santri tersebut, menurut koodinator longmarch KH Deden pihaknya bukan menolak kebaikan dari Pemprov Jabar, Polda jabar maupun Pangdam lll Siliwangi yang kemarin sore menjamu mereka di rumah makan Sukahati Cinunuk Bandung dengan menyiapkan bis untuk mereka. "Bis yang disediakan itu ada 10 sementara rombongan kita sekitar 1.500, maka tidak akan cukup, sehingga diputuskan untuk kembali longmarch, " ujar Deden.
Deden sambil berkaca-kaca mengaku tidak menyangka dengan banyaknya dukungan sepanjang ruas jalan Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Cicalengka, Rancaekek, Cileunyi dan Bandung yang begitu antusias. [caption id="attachment_167728" align="alignleft" width="253"]
KH Deden.[/caption] Warga masyarakat tidak lelah, meski harus menunggu berjam-jam sampai kehujanan dan kepanasan memberikan makanan, minuman, cemilan, sandal jepit, baju ganti, jas hujan, air mineral, bahkan ada yang memberikan minyak urut, balsem serta uang jajan. "Ini ustadz sekedar buat jajan di jalan kata seorang laki-laki saat menghampiri salah seorang ustadz dengan memberi uang 50 ribu rupiah," paparnya. Isak tangis dan derai air mata terus bercucuran, baik dari peserta longmarch maupun mereka yang menyambut sepanjang ruas jalan Ciamis sampai ke Bandung. Di sepanjang ruas jalan tidak sedikit yang bergabung untuk ikut longmarch, baik dari Tasikmalaya, Garut, Cicalengka, Rancaekek, Cileunyi, Bandung sehingga peserta longmarch terus bertambah. "Saya ucapkan terimakasih kepada warga masyarakat yang sudah memberikan bantuan, kami hanya membawa 1 mobil kesehatan ternyata sampai ke Bandung menjadi 5 mobil tim kesehatan, hanya Allah yang memberikan dan menggerakan hati mereka, sehingga tuntutan kami untuk penahanan Ahok lancar sampai di Monas besok, " tandas Deden. Deden juga menyebutkan banyaknya bantuan dari ACT, Rumah Zakat serta lembaga lainnya di Bandung yang sangat membantunya. Direncanakan bantuan makanan dan minuman itu akan diberikan pada korban penggusuran Ahok. Sampai berita ini diturunkan peserta longmarch sudah memasuki kawasan perbatasan kota Bandung dan Cimahi. (Dudy Supriyadi)
Sekitar 1.500 santri tersebut, menurut koodinator longmarch KH Deden pihaknya bukan menolak kebaikan dari Pemprov Jabar, Polda jabar maupun Pangdam lll Siliwangi yang kemarin sore menjamu mereka di rumah makan Sukahati Cinunuk Bandung dengan menyiapkan bis untuk mereka. "Bis yang disediakan itu ada 10 sementara rombongan kita sekitar 1.500, maka tidak akan cukup, sehingga diputuskan untuk kembali longmarch, " ujar Deden.
Deden sambil berkaca-kaca mengaku tidak menyangka dengan banyaknya dukungan sepanjang ruas jalan Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Cicalengka, Rancaekek, Cileunyi dan Bandung yang begitu antusias. [caption id="attachment_167728" align="alignleft" width="253"]
KH Deden.[/caption] Warga masyarakat tidak lelah, meski harus menunggu berjam-jam sampai kehujanan dan kepanasan memberikan makanan, minuman, cemilan, sandal jepit, baju ganti, jas hujan, air mineral, bahkan ada yang memberikan minyak urut, balsem serta uang jajan. "Ini ustadz sekedar buat jajan di jalan kata seorang laki-laki saat menghampiri salah seorang ustadz dengan memberi uang 50 ribu rupiah," paparnya. Isak tangis dan derai air mata terus bercucuran, baik dari peserta longmarch maupun mereka yang menyambut sepanjang ruas jalan Ciamis sampai ke Bandung. Di sepanjang ruas jalan tidak sedikit yang bergabung untuk ikut longmarch, baik dari Tasikmalaya, Garut, Cicalengka, Rancaekek, Cileunyi, Bandung sehingga peserta longmarch terus bertambah. "Saya ucapkan terimakasih kepada warga masyarakat yang sudah memberikan bantuan, kami hanya membawa 1 mobil kesehatan ternyata sampai ke Bandung menjadi 5 mobil tim kesehatan, hanya Allah yang memberikan dan menggerakan hati mereka, sehingga tuntutan kami untuk penahanan Ahok lancar sampai di Monas besok, " tandas Deden. Deden juga menyebutkan banyaknya bantuan dari ACT, Rumah Zakat serta lembaga lainnya di Bandung yang sangat membantunya. Direncanakan bantuan makanan dan minuman itu akan diberikan pada korban penggusuran Ahok. Sampai berita ini diturunkan peserta longmarch sudah memasuki kawasan perbatasan kota Bandung dan Cimahi. (Dudy Supriyadi) 




























