Edan! Baru Dilantik, Novanto Cabut Larangan Kunker ke LN

Jakarta, Obsessionnews.com - Usai kembali dilantik sebagai Ketua DPR RI, Setya Novanto, berencana mengevaluasi kebijakan Ade Komarudin, yakni mencabut pembatasan anggota DPR untuk melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri. Sebelumnya, pada saat Ade menjabat sebagai Ketua DPR, kunjungan ke luar negeri diprioritaskan komisi yang berhubungan dengan Kementerian Luar Negeri, serta alat kelengkapan dewan parlemen antar negara, dengan alasan penghematan anggaran. Namun, Novanto ingin kebijakan itu dicabut. Menurutnya, kunjungan ke luar negeri adalah hak semua anggota dewan, karena kunjungan ke luar negeri juga bagian dari kerja DPR. "Perjalanan ke luar negeri akan kita jalankan, karena itu jadi tugas-tugas DPR," ujar Novanto di gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/12/2016). [caption id="attachment_59551" align="aligncenter" width="640"]
Setya Novanto dan Donald Trump[/caption] Menurut Novanto, kunjungan anggota DPR ke luar negeri dalam rangka studi banding untuk mempelajari sejumlah UU yang diberlakukan oleh negara tersebut, juga sekaligus sebagai untuk menjalankan fungsi diplomasi. "Jadi tak ada pembatasan-pembatasan (ke luar negeri)," tegasnya. Tidak hanya, kunjungan ke luar negeri, Novanto juga berencana mengevaluasi kembali kebijakan waktu reses, dimana pada masa Ade, waktu reses anggota DPR dibatasi hanya dalam waktu dua minggu di daerah pemilihanya. "Masalah reses akan kita bicarakan dengan pimpinan dan fraksi lain secepatnya. Kita akan evaluasi bersama. Mana yang terbaik untuk rakyat akan kita ikuti," jelasnya. (Albar) [caption id="attachment_59554" align="aligncenter" width="640"]
Setya Novanto, Fadli Zon, dan sejumlah anggota DPR RI lain berdiri di belakang Trump, sesekali turut bertepuk tangan. (bbc.co.uk)[/caption]
Setya Novanto dan Donald Trump[/caption] Menurut Novanto, kunjungan anggota DPR ke luar negeri dalam rangka studi banding untuk mempelajari sejumlah UU yang diberlakukan oleh negara tersebut, juga sekaligus sebagai untuk menjalankan fungsi diplomasi. "Jadi tak ada pembatasan-pembatasan (ke luar negeri)," tegasnya. Tidak hanya, kunjungan ke luar negeri, Novanto juga berencana mengevaluasi kembali kebijakan waktu reses, dimana pada masa Ade, waktu reses anggota DPR dibatasi hanya dalam waktu dua minggu di daerah pemilihanya. "Masalah reses akan kita bicarakan dengan pimpinan dan fraksi lain secepatnya. Kita akan evaluasi bersama. Mana yang terbaik untuk rakyat akan kita ikuti," jelasnya. (Albar) [caption id="attachment_59554" align="aligncenter" width="640"]
Setya Novanto, Fadli Zon, dan sejumlah anggota DPR RI lain berdiri di belakang Trump, sesekali turut bertepuk tangan. (bbc.co.uk)[/caption] 




























