PKB Kritik Hubungan Pemerintah dengan Ulama

Jakarta, Obsessionnews.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding menilai, menguatnya isu SARA di masyarakat dikarenakan, karena pemerintah masih kurang baik dalam menjalin hubungan dengan para ulama. Padahal ulama, kata dia, punya peran penting dalam ikut serta menjaga persatuan bangsa. "Jika pemerintah bisa merangkul para kiai atau ulama maka negara kita juga akan solid dan kuat," kata Karding di DPR, Jakarta, Rabu (30/11). Menurut Karding, ulama dan kiai punya posisi penting, di masyarakat sebagai panutan. Artinya, bila pejabat atau pemerintah melakukan sesuatu yang bisa melukai hati para ulama atau kiai, maka masyarakat akan ikut marah, apalagi itu menyangkut masalah keyakinan. "Suara kiai representasi suara umat. Apa yang menjadi perkataan kiai bagian dari perkataan umat," ujarnya. Karena itu, pemerintah tidak boleh memandang sempit tentang peran ulama di masyarakat. Bahkan Karding meminta, kedepan pemerintah perlu ikut serta melibatkan para ulama dalam memecahkan berbagai persoalan sosial. Ia menegaskan, peristiwa aksi damai 4 November menjadi pelajaran penting bagi pemerintah dan sudah saatnya pemerintah bersedia mendengarkan ide-ide para kiai untuk meneguhkan pembangunan yang sudah baik. "Pemerintah tak hanya menjadikan ulama/kiai sebagai pemadam kebakaran baru dilibatkan saat sudah muncul gejolak sosial," ujarnya. (Albar)





























