Cak Imin Minta Pendemo 212 Sampaikan Aspirasi Lewat Jalur Politik

Jakarta, Obsessionnews.com - Dalam alam demokrasi unjuk rasa memang dibenarkan, akan tetapi alangkah baiknya, menurut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, aspirasi itu disampaikan melalui jalur politik. "Kita sudah berkali-kali menyerukan bahwa demokrasi itu jalur politik, jadi aspirasi yang akan disampaikan tidak harus lewat demo, bisa lewat jalur poltiik," ujar Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/11/2016). Jalur politik yang dimaksud Cak Imin, yakni melalui DPR, para menteri, maupun lewat partai politik. Selanjutnya lembaga-lembaga resmi itu akan menyampaikan kepada pihak yang dituju. Dia khawatir aksi turun ke jalan justru rawan ditunggangi kepentingan lain. "Pesan yang dilakukan pada tanggal 4 (November) itu sudah tertangkap jernih oleh semua pihak, termasuk oleh presiden. Oleh karena itu, kita mengimbau gak usah banyak-banyaklah demo, jadi trauma," kata Cak Imin. Aksi bela Islam jilid III akan tetap digelar pada 2 Desember 2016 meski tuntutan calon petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kali ini massa akan menggelar aksi di silang Monas Jakarta. Cak Imin hanya berharap aksi ini berlangsung tidak berujung kericuhan sama seperti yang terjadi pada aksi 4 November lalu. Aksi nanti harus berjalan dengan damai agar tidak memberikan dampak lain baik terhadap pemerintah maupun masyarakat pada umumnya. "Ya kita berharap, kalau toh demo itu hak demokrasi, tapi harus betul-betul mempertimbangkan banyak faktor. Moga-moga tidak ada masalah, tapi kita mengimbau salurkan aspirasi melalui jalur politik," tandasnya. (Has)





























