Nasib Proyek Hambalang Ditentukan Setelah 2017

Jakarta, Obsessionnews.com - Pemerintah memutuskan menghentikan Pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor. Sebagai gantinya pemerintah akan membangun Olympic Centre di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, sebagai pusat pembinaan atlet Indonesia. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengungkapkan penghentian ini hanya bersifat sementara, sambil menunggu audit dugaan kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan audit konstruksi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). "Mungkin dalam perjalananan 2017 Menteri PUPR dan BPKP sudah menyelesaikan audit. Nah, baru setelah itu (2018) kita pikirkan apakah ini kita teruskan atau tidak," kata Imam seusai menemui Presiden Jokowi di Istana, Jakarta, Kamis (24/11/2016). Imam mengaku belum membicarakan masalah ini dengan Presiden Jokowi, sehingga kepala negara belum menentukan sikap apabila ternyata ditemukan adanya potensi kerugian negara dalam proyek tersebut. Nasib proyek Hambalang akan ditentukan paling telat 2018. "Nah Hambalang kemungkinan besar nanti kita pikirkan tahun anggaran 2018. Jadi 2017 kita murni siapkan kawasan Cibubur sebagai persiapan Sea Games 2017 di Kuala Lumpur, maupun Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang," katanya. Sejauh ini masih ada perbedaan perhitungan antara pihak kerja sama operasi (KSO) yang dilakukan PT Wijaya Karya (Persero) dan PT Adhi Karya dengan tim independen. Penghitungan Wika dan Adhi adalah proyek Hambalang saat ini mencapai 53 persen. Sementara menurut konsultan independen proyek baru selesai 42 persen. Pembangunan proyek Hambalang terpaksa dihentikan lantara kasus korupsi. Skandal ini menyeret mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan mantan Menpora Andi Mallarangeng. Kasus ini terungkap melalui pengakuan mantan Bendahara Umum Demokrat M Nazaruddin. Menpora Imam Nahrawi mengungkapkan pembangunan pusat pembinaan atlet Indonesia, Olympic Centre di kawasan Cibubur, Jakarta Timur akan segera rampung. Pada Januari 2017, Presiden Jokowi dijadwalkan akan meresmikan pengoperasiannya. "Rencana nanti Januari kita harapkan bapak presiden meresmikan," ujar Imam. Imam menemui Presiden Jokowi untuk menyampaikan beberapa hal. Pertama soal persiapan Sea Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang. Selain itu, dia juga menyampaikan laporan terkait perkembangan pembangunan Olympic Centre. "Secara khusus kami sampaikan kepada beliau penyelenggaraan infrastruktur sudah on the track dan target yang telah disampaikan pa presiden semuanya sudah terlaksana dengan baik. Bapak presiden lebih fokus pada prestasi apakah target 10 besar itu bisa terpenuhi atau tidak," katanya. Olympic Centre merupakan opsi baru ketika proyek Hambalang, dihentikan sementara. Di kawasan Olympic Centre ini hanya akan menampung 11 cabang olahraga, di antaranya panahan, angkat besi, judo, taekwondo, atletik, tinju, anggar, senam dan panjat tebing. Selebihnya akan berada di pelatnas, seperti halnya badminton di Cipayung dan renang di UPI Bandung. "Saya laporkan kepada bapak presiden, bahwa rencana bulan Januari nanti akan sama-sama kita resmikan di sana. Meskipun per 1 Desember ini atlet panahan dan angkat besi sudah berpindah dan sudah bisa menempati di kawasan Olympic Centre," jelas dia. (Has)





























