Menteri Susi Ajak Pemuda Islam Modern Kembangkan Pola Pikir

Menteri Susi Ajak Pemuda Islam Modern Kembangkan Pola Pikir
Jakarta, Obsessionnews.com – Pemuda -pemudi merupakan harapan bangsa dan negara ke depan. Itulah yang ditekankan oleh Menteri Perikanan dan Kelautan (KKP) Susi Pudjiastuti saat memberikan kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) di Kampus UNIDA Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (17/11/2016). Dalam paparannya, Susi menanamkan semangat bagi para mahasiswa, khususnya pemuda pemudi Islam, untuk terus menuntut ilmu dan mengembangkan pengetahuan. “Keterbukaan pengetahuan itu sangat penting, terlebih dalam mengembangkan cara dan pola (pikir),” ucap Susi. Menteri asal Pangandaran, Jawa Barat ini menjelaskan, salah satu cara untuk menjadi berkarakter idealis ialah dengan mencari whats is the right? Who is the best? Yang bermakna, siapa yang benar dan siapa yang terbaik? Ia tak mengira dan mengapresiasi, ternyata para santri dan mahasiswa UNIDA Gontor telah mencerminkan sosok muslim yang modern dan berahlak. “Saya pikir sebelumnya santri ponpes itu ortodoks dan tertutup, kemudian  juga tidak punya wawasan ke depan,” ujarnya. Tapi di sini sepertinya, ungkap Susi, semua sudah melanglang buana, dan menerapkan teknologi yang logis, masuk akal, dan modern, very independent. Itu yang penting dan sangat dibutuhkan untuk era sekarang ini, untuk mengubah persepsi dan tentunya pendapat dunia terhadap Islam. menteri-susi-di-gontor Selanjutnya, Susi berpesan sebagai bangsa Indonesia, dimana mayoritas beragama Islam, mahasiswa harus dapat menjadi bangsa yang mandiri dan tentunya harus diiringi dengan kerja keras yang amanah. “Kerja keras itu harus dengan kesenangan dan nyaman. Kalau anda mau kerja, mau produktif, tapi tidak senang, ya tidak bisa. Saya punya keyakinan kalau kita tidak happy, you’re not productive anything,” jelas pemilik “Susi Air” ini. Ini berarti, untuk bekerja dengan produktifitas tinggi, speed tinggi, go anywhere you want, take anything you need. Get everything, karena kita juga gak bisa amanah, kalau gak happy, kata Susi. Dalam kesempatan yang sama telah dilakukan penandatangan kesepakatan bersama antara KKP dengan UNIDA tentang Pendidikan, Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Kelautan dan Perikanan. Susi juga diberi kesempatan meninjau unit usaha pondok pesantren tersebut. Kemudian turut serta bercengkrama dengan para pimpinan pondok pesantren Modern Gontor, yakni Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A, KH. Hasan Abdullah Sahal dan KH. Syamsul Hadi Abdan. Dalam target pemerintah bahwa masyarakat Indonesia gemar makan ikan, Menteri Susi juga memberikan secara simbolis bantuan ikan beku jenis mackarel kepada para santri.  (Popi Rahim)