IHSG Diprediksikan Berpeluang Rebound Terbatas

Jakarta, Obsessionnews.com - Selama sepekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 2,4% melanjutkan koreksi pekan sebelumnya 0,9 persen . Namun kondisi panic selling akhir pekan lalu tersebut dinilai sementara, mengingat kinerja perekonomian domestik di 3Q16 menunjukkan perkembangan positif dan kinerja emiten sektoral masih tumbuh positif. Sementara Wall Street akhir pekan lalu tutup bervariasi. Indeks DJIA dan Nasdaq masing-masing menguat 0,21% dan 0,54%. Sedangkan indeks S&P koreksi 0,14% terutama dipicu koreksi saham sektor energi setelah harga minyak mentah akhir pekan lalu di AS anjlok 3,4% di USD43,12/barel. “Selama sepekan indeks DIIA dan S&P masing-masing menguat 5,4% dan 3,8%. Memasuki perdagangan awal pekan ini IHSG diperkirakan bergerak bervariasi setelah koreksi tajam akhir pekan lalu,” ungkap pengamat pasar modal, David Sutyanto, melalui keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews.com, Senin (14/11/2016) pagi. Sementara itu untuk diprediksikan IHSG esok berpeluang rebound terbatas, dengan dukungan pergerakan rupiah atas dolar AS yang lebih stabil dari akhir pekan lalu. IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 5175 dan resisten di 5290 cenderung rebound. (Aprilia Rahapit)





























